2-Naphthalenesulfonyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas, dengan gugus sulfonil klorida yang sangat reaktif, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya dalam berbagai kondisi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa farmakologis, bahan polimer, dan senyawa kimia lainnya yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Karakteristik utama dari 2-Naphthalenesulfonyl Chloride adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan reaktivitasnya terhadap berbagai reagen kimia. Senyawa ini memiliki titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pemisahan dalam reaksi kimia. Selain itu, struktur molekulnya yang kompleks memberikan keunggulan dalam pembentukan ikatan baru, menjadikannya pilihan yang tepat untuk reaksi substitusi dan reaksi nucleofilik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa organik kompleks
- Pembuatan bahan polimer dengan sifat khusus
- Penelitian kimia farmakologis untuk pengembangan terapi medis
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam berbagai kondisi laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93-11-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
2-Naphthalenesulfonyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari dari paparan air atau kelembapan untuk mencegah reaksi tidak diinginkan. Penanganannya harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena potensi iritasi terhadap kulit dan mata. Pastikan area penyimpanan tidak terpapar sinar matahari langsung dan jauh dari sumber panas.
- LUKINA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Novel Preparation of 4‐Nitro‐1‐naphthalenesulfonyl Chloride.. ChemInform doi:10.1002/chin.199050145
- Kumar dkk. (1995). Fluorescent staining for proteins on polyacrylamide gels with 5-dimethylamino-1-naphthalenesulfonyl chloride (dansyl chloride). Journal of Biochemical and Biophysical Methods doi:10.1016/0165-022x(94)00064-k
- Mabrouk dkk. (2022). A highly sensitive pre-column derivatization method for fluorescence detection of tobramycin using 2-naphthalenesulfonyl chloride as a derivatizing agent. Discover Chemical Engineering doi:10.1007/s43938-022-00014-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
