TCI N0030 Dipotassium 2-Naphthol-6,8-disulfonate dengan nomor CAS 842-18-2 adalah senyawa naftol tersulfonasi dalam bentuk garam dikalium yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku sintesis organik dan reagen pendukung di laboratorium. Struktur dasarnya berupa cincin naftalena yang membawa satu gugus hidroksil serta dua gugus sulfonat, sehingga senyawa ini berperan sebagai komponen kopling klasik dalam pembuatan zat warna azo dan sebagai penanda berfluoresensi pada percobaan pelacakan aliran. Di meja kerja peneliti, bahan ini menjadi titik awal yang praktis untuk membangun molekul aromatik yang lebih kompleks tanpa perlu melakukan sulfonasi sendiri.
Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih adalah kombinasi kelarutan yang baik dalam media berair berkat dua gugus sulfonat anionik, serta reaktivitas gugus hidroksil naftol yang tetap terjaga untuk reaksi kopling diazo. Bentuk garam dikalium memberi kestabilan penanganan yang jauh lebih nyaman dibandingkan asam sulfonat bebasnya yang bersifat higroskopis dan korosif. Konsistensi mutu antar-lot dari TCI membantu peneliti memperoleh hasil yang dapat diulang, khususnya pada pekerjaan kolorimetri dan sintesis pewarna yang sangat sensitif terhadap kemurnian bahan awal. Padatan ini juga mudah ditimbang dan dilarutkan langsung dalam larutan penyangga.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umum dijumpai pada kelompok riset kimia organik di perguruan tinggi, laboratorium tekstil dan zat warna, serta unit penelitian yang menekuni kimia lingkungan dan hidrologi. Kemasan 25 g sesuai untuk skala penelitian dan praktikum lanjut, di mana bahan dipakai sedikit demi sedikit dalam banyak percobaan. Ketersediaan dalam kemasan kecil membantu laboratorium menjaga kesegaran bahan dan meminimalkan sisa yang tidak terpakai di akhir periode penelitian.
Produk TCI terkait
- TCI V0037 330581-20-9 Disodium 1-Naphthol-3,6-disulfonate Hydrate
- TCI A0505 14938-42-2 Dipotassium Anthraquinone-1,8-disulfonate
- TCI N0268 525-05-3 Disodium 1-Nitroso-2-naphthol-3,6-disulfonate Monohydrate
- TCI A0308 853-68-9 Disodium Anthraquinone-2,6-disulfonate
- TCI B0008 33513-44-9 Disodium 4-Formylbenzene-1,3-disulfonate
- TCI D0853 3709-43-1 Disodium 4,4'-Dinitrostilbene-2,2'-disulfonate
- Sintesis zat warna azo: gugus naftol yang aktif memudahkan reaksi kopling dengan garam diazonium sehingga menghasilkan kromofor berwarna kuat untuk kajian pewarna tekstil.
- Pelacak berfluoresensi pada studi aliran air: sifat larut air dan respons fluoresensinya menjadikan senyawa ini pilihan untuk percobaan penelusuran arah dan kecepatan aliran.
- Bahan baku sintesis organik bertahap: kerangka naftalena tersubstitusi menghemat langkah sulfonasi sehingga peneliti dapat langsung melanjutkan ke tahap fungsionalisasi berikutnya.
- Pengembangan metode kolorimetri: pembentukan warna yang konsisten pada kondisi terkendali mendukung penyusunan kurva kalibrasi dan validasi metode analisis di laboratorium.
- Bahan ajar praktikum kimia organik lanjut: senyawa ini memberi contoh nyata pengaruh gugus sulfonat terhadap kelarutan, keasaman, dan reaktivitas sistem aromatik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 842-18-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di ruang penyimpanan yang sejuk, kering, berventilasi baik, serta terhindar dari sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat garam sulfonat yang cenderung menyerap lembap, tutup segera wadah setelah penimbangan dan hindari meninggalkan botol terbuka di ruang ber-AC yang lembap. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Kenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan pelindung mata, serta lakukan penimbangan serbuk di area dengan aliran udara memadai untuk menghindari terhirupnya debu halus.
—
