1-Naphthoyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa heterosiklik maupun senyawa organik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan yang membantu dalam proses substitusi atau reaksi elektrofilik. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Bahan ini memiliki struktur molekuler yang stabil namun sangat reaktif terhadap kondisi tertentu. Karakteristik utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan nukleofil seperti amina atau alkohol, sehingga memudahkan proses sintesis senyawa baru. Sifat ini membuatnya sangat diminati dalam penelitian kimia organik. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat non-heterosiklik, sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kejelasan struktur molekuler.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni maupun terapan. Para peneliti dan mahasiswa menggunakan bahan ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses dan digunakan oleh berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam kimia organik
- Pembuatan senyawa aromatik untuk penelitian material
- Eksperimen kimia murni dalam pendidikan tinggi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa non-heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 879-18-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan. Karena sifat reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan.
- (2002). Interpretation of Dispersion Phenomena in Grunwald-Winstein Correlation for Solvolyses of Naphthoyl Chloride. Bulletin of the Korean Chemical Society doi:10.5012/bkcs.2002.23.1.123
- D'Souza dkk. (2006). Correlation of the rates of solvolysis of 2‐furancarbonyl chloride and three naphthoyl chlorides. Journal of Physical Organic Chemistry doi:10.1002/poc.1010
- Öztürk Er dkk. (2021). Accurate Determination of Free Amino Acids by Quadruple Isotope Dilution-Reverse Phase Liquid Chromatography-Tandem Mass Spectrometry after Derivatization with 2-Naphthoyl Chloride. SSRN Electronic Journal doi:10.2139/ssrn.3988083
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

