2-Naphthoyl Chloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block yang memiliki struktur aromatik. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai reaktan yang dapat bereaksi dengan berbagai grup fungsi lain untuk membentuk senyawa baru. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, 2-Naphthoyl Chloride menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang jelas dan sifat kimia yang konsisten, sehingga memudahkan dalam penggunaan dan pemrosesan di laboratorium. Karena sifatnya yang mudah larut dalam pelarut organik, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan pelarut non-air. Selain itu, kestabilan kimianya meminimalkan risiko degradasi selama penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan derivatnya. Karena ketersediaan dan kualitasnya yang baik, 2-Naphthoyl Chloride menjadi bahan yang populer di berbagai institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai grup fungsi.
- Reaksi substitusi halogen dalam senyawa aromatik untuk menghasilkan senyawa baru.
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis obat dan bahan kimia industri.
- Pengujian reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi kimia organik.
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa kimia dengan struktur naphthalene.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2243-83-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Naphthoyl Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia, yang tidak menyerap kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari sumber panas dan percikan. Senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat basa atau reaktif.
- (2002). Interpretation of Dispersion Phenomena in Grunwald-Winstein Correlation for Solvolyses of Naphthoyl Chloride. Bulletin of the Korean Chemical Society doi:10.5012/bkcs.2002.23.1.123
- D'Souza dkk. (2006). Correlation of the rates of solvolysis of 2‐furancarbonyl chloride and three naphthoyl chlorides. Journal of Physical Organic Chemistry doi:10.1002/poc.1010
- Öztürk Er dkk. (2021). Accurate Determination of Free Amino Acids by Quadruple Isotope Dilution-Reverse Phase Liquid Chromatography-Tandem Mass Spectrometry after Derivatization with 2-Naphthoyl Chloride. SSRN Electronic Journal doi:10.2139/ssrn.3988083
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
