Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 54-11-5

Nicotine TCI N0079

Nicotine TCI N0079
Harga reguler Rp 1.856.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.856.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI N0079 Nicotine adalah alkaloid piridin yang menjadi komponen utama pada tanaman tembakau dan merupakan salah satu senyawa yang paling intensif dipelajari dalam farmakologi sistem saraf. Di laboratorium, nikotin berperan sebagai standar analisis untuk penetapan kadar pada produk tembakau dan sampel biologis, sebagai ligan acuan dalam kajian reseptor asetilkolin nikotinik, serta sebagai bahan uji pada penelitian toksikologi dan neurofarmakologi. Perannya sebagai senyawa acuan membuat ketersediaan bahan bermutu terkendali menjadi kebutuhan mendasar bagi laboratorium pengujian.

Karakteristik yang membuat nikotin dipilih adalah strukturnya yang menggabungkan cincin piridin dengan cincin pirolidin bermetil, menghasilkan basa yang bersifat kiral dan sangat aktif secara biologis. Senyawa ini berupa cairan tidak berwarna hingga kuning yang bercampur dengan air dan berbagai pelarut organik, memudahkan penyiapan larutan pada beragam sistem uji. Sebagai basa bebas, nikotin mudah menggelap bila terpapar udara dan cahaya akibat oksidasi, sehingga produk grade reagen dari TCI dikemas untuk meminimalkan paparan tersebut. Sifat volatilitas dan daya serapnya melalui kulit menjadikan bahan ini menuntut penanganan yang sangat berhati-hati.

Laboratorium di Indonesia memakai nikotin terutama pada pengujian mutu produk tembakau, riset kesehatan masyarakat terkait konsumsi tembakau, penelitian bioinsektisida nabati, serta kajian farmakologi di fakultas kedokteran dan farmasi. Bahan ini termasuk kategori yang penggunaannya diawasi ketat dan hanya boleh dikelola oleh personel terlatih dengan dokumentasi pemakaian yang jelas. Tersedianya beberapa ukuran kemasan membantu laboratorium menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan nyata sehingga jumlah bahan berbahaya yang disimpan dapat ditekan.

  • Standar analisis kadar nikotin pada produk tembakau, karena pengujian mutu dan kepatuhan regulasi menuntut senyawa acuan dengan kemurnian yang dapat dipertanggungjawabkan.
  • Penelitian reseptor asetilkolin nikotinik, sebab nikotin merupakan agonis klasik yang menjadi rujukan utama dalam karakterisasi farmakologi reseptor tersebut.
  • Studi toksikologi dan metabolisme, di mana nikotin dipakai untuk menelusuri jalur biotransformasi serta mengembangkan metode deteksi metabolit pada sampel biologis.
  • Penelitian bioinsektisida nabati, karena aktivitas insektisidal alkaloid ini menjadi model pembanding dalam pengembangan bahan pengendali hama berbasis tanaman.
  • Validasi metode kromatografi dan spektrometri massa, mengingat sifat basa dan volatilitasnya menjadikan nikotin senyawa uji yang menantang sekaligus informatif bagi optimasi metode.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 54-11-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids
Ukuran kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL
Bentuk fisik cairan tidak berwarna hingga kuning, dapat menggelap karena paparan udara dan cahaya
Penyimpanan simpan tertutup rapat, terlindung cahaya, di tempat sejuk dan berventilasi; akses terbatas

Nikotin bersifat sangat toksik dan dapat terserap melalui kulit, sehingga seluruh penanganan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, jas laboratorium lengan panjang, kacamata pelindung, dan bila perlu pelindung wajah. Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di lemari bahan kimia terkunci dengan akses terbatas pada personel terlatih, dan lengkapi dengan catatan pemakaian. Jauhkan dari asam kuat, oksidator, dan sumber panas. Sediakan bahan penyerap inert serta prosedur tanggap tumpahan sebelum memulai pekerjaan, dan segera bilas kulit yang terkena dengan air mengalir dalam jumlah banyak. Limbah dikelola sebagai limbah bahan berbahaya sesuai ketentuan institusi.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.