TCI N0080 Nicotine Bi-L-(+)-tartrate Dihydrate adalah bentuk garam tartrat terhidrat dari alkaloid nikotin, disiapkan untuk memberikan alternatif padatan yang jauh lebih mudah ditangani dibandingkan nikotin basa bebas berbentuk cairan. Di laboratorium, garam ini digunakan sebagai sumber nikotin terukur pada penelitian farmakologi, penyiapan larutan uji dengan konsentrasi presisi, serta sebagai standar pada pengembangan metode analisis. Pembentukan garam dengan asam L-(+)-tartrat menghasilkan padatan kristalin yang stabil dan mudah ditimbang secara akurat.
Karakteristik utama yang membuat bentuk garam ini dipilih adalah stabilitasnya yang lebih baik terhadap oksidasi dan penggelapan dibandingkan basa bebas, serta berkurangnya risiko paparan melalui uap karena wujudnya padat dan tidak mudah menguap. Kelarutannya yang baik dalam air memudahkan penyiapan larutan berair untuk uji biologis tanpa memerlukan pelarut organik sebagai pembawa. Status dihidrat berarti molekul air terikat dalam kisi kristal, sehingga perhitungan dosis harus memperhitungkan massa molekul garam terhidrat dan bukan sekadar massa nikotin basa, suatu detail yang penting dalam penyusunan protokol percobaan.
Laboratorium farmakologi, fisiologi, dan toksikologi di berbagai perguruan tinggi serta lembaga penelitian di Indonesia memanfaatkan bentuk garam ini pada percobaan hewan coba, uji perilaku, maupun kajian reseptor. Pemilihan bentuk padat sangat membantu institusi yang menekankan keselamatan kerja, karena penanganan serbuk dengan jumlah terukur lebih terkendali daripada memipet cairan alkaloid pekat. Kemasan 25 gram umumnya mencukupi untuk rangkaian percobaan yang cukup panjang.
- Penyiapan larutan nikotin berair untuk uji biologis, karena bentuk garamnya larut baik dalam air sehingga tidak memerlukan pelarut organik sebagai pembawa.
- Penelitian farmakologi perilaku pada hewan coba, sebab dosis dapat ditakar secara akurat dari padatan kristalin dengan kesalahan penimbangan yang lebih kecil.
- Kajian reseptor asetilkolin nikotinik secara in vitro, mengingat garam ini menyediakan nikotin dalam bentuk stabil yang cocok untuk seri konsentrasi terkendali.
- Pengembangan dan validasi metode analisis nikotin, karena padatan stabil lebih mudah dijadikan bahan acuan kerja dibandingkan basa bebas yang mudah teroksidasi.
- Penelitian toksikologi dan metabolisme alkaloid, di mana penggunaan bentuk garam mengurangi risiko paparan uap selama penyiapan sampel di laboratorium.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6019-06-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin (garam bitartrat dihidrat) |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, tertutup rapat, terlindung cahaya, akses terbatas |
Meskipun berbentuk padat, garam nikotin tetap merupakan bahan sangat toksik sehingga penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam atau kabinet timbang berventilasi dengan sarung tangan tahan bahan kimia, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Simpan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya, di dalam lemari terkunci dengan pencatatan pemakaian yang tertib. Hindari pembentukan debu saat memindahkan serbuk dan jangan sekali pun menangani bahan ini di meja terbuka. Jauhkan dari oksidator kuat dan basa kuat. Tumpahan dikumpulkan secara hati-hati tanpa menyapu kering, lalu dikelola sebagai limbah bahan berbahaya sesuai prosedur institusi.
—
