TCI N0135 74-39-5 Magneson adalah bahan kimia yang digunakan dalam analisis kuantitatif untuk menentukan kadar ion logam berat seperti timbal, merkuri, dan seng dalam berbagai sampel. Bahan ini berfungsi sebagai indikator kimia yang berubah warna saat bereaksi dengan ion logam tersebut, sehingga memudahkan proses titrasi. Dalam laboratorium, Magneson sering digunakan dalam analisis kimia untuk memastikan akurasi dan presisi dalam pengukuran konsentrasi ion logam.
Magneson memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif terhadap ion logam berat tertentu. Bahan ini memiliki daya reaksi yang baik dan sensitif, sehingga cocok untuk aplikasi analitik yang membutuhkan keakuratan tinggi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk memberikan perubahan warna yang jelas dan mudah terlihat, sehingga memudahkan pengamatan oleh peneliti.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Magneson digunakan secara luas dalam berbagai institusi penelitian dan pendidikan. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses analisis kimia, terutama dalam bidang lingkungan, industri, dan kesehatan. Ketersediaannya dan kehandalannya menjadikannya pilihan utama untuk penelitian di lingkungan lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Titration Reagents and TLC Stains 2026-05-07 · hal. 11
- Analisis kadar logam berat dalam air tanah untuk menilai kualitas lingkungan.
- Penentuan kadar timbal dalam darah untuk studi kesehatan masyarakat.
- Pemantauan konsentrasi seng dalam air minum untuk keamanan konsumsi.
- Pengujian kualitas air industri untuk memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan.
- Penelitian tentang efek logam berat pada ekosistem laut untuk keberlanjutan lingkungan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 74-39-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Analytical Chemistry > Analytical Reagents > Titration Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Magneson harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah harus terlindung dari udara lembap. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan kimia.
- Carballo dkk. (2001). Synthesis and characterization of a potassium complex of magneson: [K(HL)(OH2)2]∞ [H2L=4-(4-nitrophenylazo)resorcinol (magneson)]. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(01)00842-7
- Rabari dkk. (2023). “Novel Magneson-I derived λ-shaped tris azo liquid crystalline trimers”. Dyes and Pigments doi:10.1016/j.dyepig.2023.111757
- Namazi dkk. (2008). Preparation of the new derivatives of cellulose and oligomeric species of cellulose containing magneson II chromophore. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.28965
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

