Nitron (TCI N0211, CAS 2218-94-2) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi, khususnya dalam pembentukan struktur heterosiklik yang kompleks. Nitron memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, sehingga menjadi pilihan utama dalam laboratorium untuk mempercepat proses sintesis. Dalam praktiknya, Nitron digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa organik yang memiliki struktur ring heterosiklik, seperti piridin dan tiazol.
Nitron memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat efektif dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga sangat fleksibel dalam aplikasi laboratorium. Sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi membuat Nitron menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia. Selain itu, Nitron memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Nitron digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa heterosiklik. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan Nitron sebagai bahan dasar dalam eksperimen kimia. Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, Nitron sering digunakan dalam penelitian yang membutuhkan kecepatan reaksi dan presisi tinggi.
Produk TCI terkait
- TCI B4509 979-88-4 Bicinchoninic Acid Disodium Salt
- TCI B1124 6336-51-2 Bismuthiol II
- TCI B1077 63451-34-3 2,2'-Bicinchoninic Acid Dipotassium Salt [for Determination of Cu]
- TCI A0956 1750-12-5 4-Amino-3-hydrazino-5-mercapto-1,2,4-triazole [for Determination of Aldehydes]
- TCI T0814 1096-80-6 2,3,5-Triphenyltetrazolium Bromide
- TCI T0520 298-96-4 2,3,5-Triphenyltetrazolium Chloride
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi substitusi dan pembentukan struktur ring dalam kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Pengembangan bahan kimia baru untuk aplikasi industri dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2218-94-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Nitron harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, Nitron harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, Nitron tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif tanpa pengawasan.
- Niyazov dkk. (2023). OBTAINING FLOCCULANTS SERIES-F BASED ON WASTE NITRON FIBER. Scientific journal of the Fergana State University doi:10.56292/sjfsu/vol29_iss3/a193
- Khodjaeva dkk. (2024). OBTAINING ELECTRICALLY CONDUCTIVE NANOFIBERS BASED ON "NITRON" AND POLYANILINE. Universum:Technical sciences doi:10.32743/unitech.2024.125.8.18119
- Likhtenshtein (2009). ChemInform Abstract: Nitroxide Redox Probes and Traps, Nitron Spin Traps. ChemInform doi:10.1002/chin.200906276
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
