Neostigmine Methyl Sulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini merupakan analog dari neostigmine, yang merupakan inhibitor kolinesterase. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja obat-obatan yang terkait dengan sistem saraf tepi. Neostigmine Methyl Sulfate memiliki aktivitas kuat terhadap enzim kolinesterase, sehingga menjadi alat penting dalam penelitian terapi neurologis dan farmakologi.
Neostigmine Methyl Sulfate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan sinar matahari langsung. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, sehingga memungkinkan interaksi spesifik dengan berbagai target biologis. Karena sifatnya yang khas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam pembuatan obat dan penelitian efek farmakologis.
Di laboratorium Indonesia, Neostigmine Methyl Sulfate digunakan dalam berbagai penelitian terkait penyakit neurologis, seperti penyakit Parkinson dan gangguan memori. Bahan ini juga sering digunakan dalam pengujian in vitro dan eksperimen farmakologis untuk memahami respons biologis terhadap obat. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses untuk peneliti dan institusi riset.
- Penelitian tentang efek inhibitor kolinesterase pada sistem saraf tepi
- Pengujian farmakologis untuk pengembangan obat neurologis
- Eksperimen terkait mekanisme kerja obat dalam penyakit Parkinson
- Analisis interaksi molekuler dalam reaksi biokimia
- Studi tentang aktivitas enzim kolinesterase dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51-60-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Neostigmine Methyl Sulfate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Tempat penyimpanan yang ideal adalah pada suhu kamar dan dalam lingkungan kering. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan pemrosesan. Pastikan bahwa wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
- Mashru dkk. (2026). A Novel Stability-Indicating Method for Simultaneous Estimation of Glycopyrronium Bromide and Neostigmine Methyl Sulfate Injectable Formulations by RP-HPLC. Indonesian Journal of Chemistry doi:10.22146/ijc.106427
- Rittner dkk. (2001). ChemInform Abstract: Synthesis of Some New Neostigmine Methyl Sulfates and Related Compounds. ChemInform doi:10.1002/chin.200117097
- Begum dkk. (2022). EFFICACY OF NEOSTIGMINE METHYLSULFATE AND MAGNESIUM SULFATE AS ADDITIVES TO HYPERBARIC BUPIVACAINE FOR SPINAL ANAESTHESIA: A CLINICAL COMPARATIVE STUDY. PARIPEX INDIAN JOURNAL OF RESEARCH doi:10.36106/paripex/1706158
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
