Neostigmine Bromide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini merupakan suatu ester yang memiliki aktivitas antikolinesterase, sehingga sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan sistem saraf dan reseptor kolinergik. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menguji efek inhibitor enzim kolinesterase, serta dalam penelitian terapi untuk penyakit neurologis seperti penyakit Parkinson dan gangguan memori.
Neostigmine Bromide memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena sifatnya yang aktif secara biologis, senyawa ini memerlukan penggunaan yang hati-hati dan kontrol ketat. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis.
Di laboratorium Indonesia, Neostigmine Bromide sering digunakan dalam penelitian klinis dan farmakologi. Bahan ini menjadi alat penting bagi para peneliti yang ingin memahami mekanisme kerja obat-obatan yang terkait dengan sistem saraf. Sebagai bahan reagen, Neostigmine Bromide juga mendukung pengembangan obat baru dan penelitian terapi alternatif.
- Penelitian efek antikolinesterase pada sistem saraf manusia
- Pengujian aktivitas obat untuk penyakit neurodegeneratif
- Eksperimen biokimia terkait reseptor kolinergik
- Pengembangan model penelitian untuk terapi penyakit Parkinson
- Uji coba farmakologis untuk pengobatan gangguan memori
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 114-80-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan |
Neostigmine Bromide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat korosif atau reaktif. Dalam laboratorium, pastikan penggunaan dilakukan di bawah kondisi aerasi yang baik dan dengan perlindungan alat pelindung diri. Selalu gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung.
- Khorshid dkk. (2014). Modified carbon paste sensor for the potentiometric determination of neostigmine bromide in pharmaceutical formulations, human plasma and urine. Biosensors and Bioelectronics doi:10.1016/j.bios.2013.07.018
- Nanjwade dkk. (2011). Development and Evaluation of Intranasal Mucoadhesiv Microspheres of Neostigmine Bromide. Pharmaceutica Analytica Acta doi:10.4172/2153-2435.1000118
- Liu dkk. (2024). Liposomal Neostigmine Bromide: A Localized Therapeutic Approach for Detrusor Underactivity. Advanced NanoBiomed Research doi:10.1002/anbr.202300109
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
