trans-2-Nonen-1-ol adalah alkohol alilik rantai sembilan karbon dengan ikatan rangkap berkonfigurasi trans (E) pada posisi karbon kedua, berdekatan langsung dengan gugus hidroksil primer. Senyawa ini merupakan pasangan isomer geometri dari cis-2-nonen-1-ol dan berperan sebagai blok bangun non-heterosiklik dalam sintesis organik. Selain itu, bahan ini dikenal di ranah kimia aroma dan citarasa, sehingga banyak dipakai sebagai senyawa acuan analitik untuk mengidentifikasi komponen volatil dalam berbagai matriks sampel.
Geometri trans yang terdefinisi merupakan alasan utama bahan ini dipilih. Isomer trans umumnya lebih stabil secara termodinamika dibandingkan isomer cis, dan banyak reaksi stereospesifik pada alkohol alilik menghasilkan produk yang konfigurasinya ditentukan oleh geometri awal ikatan rangkap. Dengan menggunakan isomer yang jelas, peneliti dapat mengendalikan stereokimia produk reaksi seperti epoksidasi asimetris, adisi, atau penataan ulang. Gugus hidroksil primernya juga mudah dimodifikasi menjadi ester, eter, halida, atau aldehida.
Bagi laboratorium di Indonesia, senyawa ini bermanfaat untuk riset teknologi pangan, analisis minyak atsiri, kimia organik sintetik, dan pengajaran stereokimia di perguruan tinggi. Kemasan 10 mL memadai untuk menyiapkan larutan standar kromatografi dan menjalankan sejumlah percobaan sintesis skala kecil. Menggunakannya bersama isomer cis memberi pasangan pembanding yang sangat informatif dalam penelitian maupun praktikum.
- Epoksidasi asimetris alkohol alilik: substrat trans yang terdefinisi cocok untuk mempelajari reaksi epoksidasi enantioselektif yang menghasilkan epoksi alkohol kiral sebagai bahan antara.
- Standar identifikasi senyawa volatil: dipakai sebagai senyawa acuan GC dan GC-MS untuk mengonfirmasi keberadaan alkohol tak jenuh C9 dalam sampel pangan dan aroma.
- Sintesis trans-2-nonenal: oksidasi selektif alkohol primer menghasilkan aldehida tak jenuh yang penting dalam studi aroma dan sebagai bahan antara sintesis organik.
- Pembuatan turunan ester beraroma: esterifikasi gugus hidroksil menghasilkan senyawa turunan yang berguna dalam riset formulasi aroma dan pengembangan bahan citarasa.
- Pengajaran stereokimia isomer E/Z: bersama isomer cis, senyawa ini menjadi contoh nyata perbedaan spektrum NMR, waktu retensi, dan reaktivitas akibat geometri ikatan rangkap.
| Merek | TCI (kode produk N0587) |
|---|---|
| Nomor CAS | 31502-14-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan gelap; ikuti rekomendasi suhu pada label TCI |
Simpan cairan ini dalam botol kaca asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, dan oksidator kuat. Paparan udara dan cahaya yang berkepanjangan dapat menurunkan mutu senyawa tak jenuh, sehingga batasi frekuensi pembukaan wadah dan pertimbangkan pengisian gas inert bila disarankan label. Gunakan pipet bersih, kerjakan di lemari asam, serta kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Selalu rujuk SDS resmi sebelum digunakan.
—


