Nonaethylene Glycol dari TCI (kode N0698) adalah oligomer etilena glikol yang tersusun atas tepat sembilan unit etilena oksida, dengan gugus hidroksil di kedua ujungnya. Berbeda dengan polietilena glikol (PEG) komersial yang merupakan campuran rantai dengan panjang beragam, senyawa ini bersifat monodispersi, artinya setiap molekul memiliki panjang rantai yang sama. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai building block linker hidrofilik, bahan awal turunan PEG terdefinisi, dan standar dalam analisis oligomer.
Sifat monodispersi inilah yang membuatnya dipilih. Panjang linker yang pasti memudahkan karakterisasi produk dengan NMR dan spektrometri massa, serta memberi hasil yang lebih mudah direproduksi dalam studi hubungan struktur dan aktivitas. Rantai etilena oksida meningkatkan kelarutan dalam air dan fleksibilitas molekul, sedangkan kedua gugus hidroksil terminalnya dapat difungsionalisasi secara simetris atau tidak simetris. Misalnya, gugus tersebut dapat diubah menjadi tosilat, azida, amina, asam karboksilat, atau ester teraktivasi sesuai kebutuhan konjugasi.
Di Indonesia, bahan ini relevan untuk laboratorium kimia medisinal, bioteknologi, dan material yang mengembangkan konjugat biomolekul, molekul bifungsional, sistem penghantaran obat, atau permukaan antifouling. Peneliti kimia supramolekul juga dapat memakainya sebagai bahan awal eter mahkota atau senyawa pengikat ion. Kemasan 1g sesuai untuk sintesis linker skala kecil, karena biasanya hanya sedikit linker yang dibutuhkan dalam setiap rangkaian percobaan.
- Linker untuk molekul bifungsional: panjang rantai yang pasti dan sifat hidrofilik menjadikannya linker ideal untuk merancang molekul seperti PROTAC dengan jarak antarfragmen yang terkendali.
- Bioconjugation dan PEGilasi terdefinisi: setelah ujungnya difungsionalisasi, bahan ini dapat dipasang pada peptida, protein, atau pewarna untuk meningkatkan kelarutan dengan struktur produk yang jelas.
- Sintesis turunan PEG heterobifungsional: kedua gugus hidroksil dapat diubah secara bertahap menjadi gugus berbeda seperti azida, amina, atau asam karboksilat untuk kimia klik dan kopling.
- Modifikasi permukaan antifouling: rantai oligoetilena glikol dikenal mengurangi adsorpsi protein, sehingga cocok untuk riset pelapisan sensor, nanopartikel, atau material biomedis.
- Standar analitik oligomer: sebagai oligomer monodispersi, bahan ini berguna sebagai pembanding pada spektrometri massa atau kromatografi saat menganalisis campuran PEG.
| Merek | TCI (kode produk N0698) |
|---|---|
| Nomor CAS | 3386-18-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | oligomer monodispersi; wujud dan kemurnian mengacu pada label dan CoA dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, kering, dan terlindung dari kelembapan karena bersifat higroskopis |
Simpan Nonaethylene Glycol dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, sesuai suhu pada label TCI, di tempat kering dan terlindung dari cahaya. Oligoetilena glikol cenderung menyerap air dari udara, jadi sebaiknya disimpan dalam desikator atau di bawah gas inert bila memungkinkan. Kadar air penting diperhatikan jika bahan akan dipakai dalam reaksi yang sensitif terhadap air, seperti tosilasi. Eter glikol juga dapat membentuk peroksida jika lama terpapar udara. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas lab, lalu baca SDS sebelum digunakan.
—
