3-(1-Naphthyl)acrylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau building block untuk pembuatan senyawa organik lainnya. Senyawa ini memiliki struktur yang terdiri dari gugus naphthyl yang terikat pada rantai asam akrik, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang relevan.
Karakteristik utama dari 3-(1-Naphthyl)acrylic Acid adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti esterifikasi, polimerisasi, dan reaksi substitusi. Bahan ini memiliki sifat yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa yang membutuhkan gugus aromatik sebagai bagian dari struktur.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini sering digunakan dalam proyek penelitian yang memerlukan senyawa dengan struktur kompleks dan sifat kimia tertentu.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan gugus naphthyl
- Pembuatan senyawa farmakologis dengan aktivitas biologis tertentu
- Reaksi polimerisasi untuk pembuatan bahan polimer baru
- Penelitian tentang interaksi senyawa aromatik dengan molekul lain
- Pengembangan material kimia dengan sifat tertentu seperti konduktivitas atau kekuatan mekanik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13026-12-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Karena bersifat kimia, sebaiknya disimpan jauh dari bahan kimia berbahaya lainnya. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- Li dkk. (2024). Shape Dependence of Photoresponsive Molecular Crystals Composed of Naphthyl Acrylic Acid Stimulated by Solid-State [2 + 2] Photocycloaddition. Crystals doi:10.3390/cryst14060492
- Mahanta dkk. (2010). Study of protein–probe complexation equilibria and protein–surfactant interaction using charge transfer fluorescence probe methyl ester of N,N-dimethylamino naphthyl acrylic acid. Journal of Luminescence doi:10.1016/j.jlumin.2010.01.011
- Mahanta dkk. (2008). Study of Protein–Probe Interaction and Protective Action of Surfactant Sodium Dodecyl Sulphate in Urea-Denatured HSA using Charge Transfer Fluorescence Probe Methyl Ester of N,N-Dimethylamino Naphthyl Acrylic Acid. Journal of Fluorescence doi:10.1007/s10895-008-0415-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
