Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 16152-10-6

4-(1-Naphthyl)-3,5-diphenyl-1,2,4-triazole TCI N1139

4-(1-Naphthyl)-3,5-diphenyl-1,2,4-triazole TCI N1139

Identitas Kimia

No. CAS
16152-10-6
PubChem
CID 12778948·SID 468592479
Rumus molekul
C24H17N3
Berat molekul
347.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-naphthalen-1-yl-3,5-diphenyl-1,2,4-triazole
SMILES
C1=CC=C(C=C1)C2=NN=C(N2C3=CC=CC4=CC=CC=C43)C5=CC=CC=C5
InChIKey
AOQKGYRILLEVJV-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.378.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.378.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-(1-Naphthyl)-3,5-diphenyl-1,2,4-triazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik. Bahan ini termasuk dalam kategori heterosiklik dan merupakan bagian dari senyawa pembangun (building blocks) yang sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks dengan tiga atom nitrogen dalam cincin triazole, yang memberikan sifat kimia unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa dengan aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan aktif farmakologis.

Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi siklis. Sifat kimia dan struktur molekulnya memungkinkan senyawa ini berperan dalam pembentukan ikatan baru dengan berbagai gugus fungsional. Senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reaktan, sehingga memperluas ruang aplikasinya dalam sintesis organik.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan untuk penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan material. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif biologis atau pengembangan bahan baru. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa aktif biologis karena struktur heterosiklik yang stabil
  • Reaksi substitusi aromatik untuk memperoleh senyawa dengan sifat tertentu
  • Pengembangan bahan farmakologis melalui modifikasi struktur molekul
  • Eksperimen kimia organik dalam penelitian material baru
  • Studi aktivitas antioksidan melalui interaksi dengan radikal bebas

Merek TCI
Nomor CAS 16152-10-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan dalam kondisi normal sehari-hari cukup memadai. Namun, dalam penggunaan, harus diperhatikan penggunaan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus ditangani dengan hati-hati untuk meminimalkan risiko kontak tidak langsung.

  • Bhalla dkk. (2009). ChemInform Abstract: Synthesis and Characterization of Novel Pyridyl/Naphthyl/(Diphenyl)methylseleno Substituted Alkanoic Acids: X‐Ray Structure of 2‐Pyridylselenoethanoic Acid, 2‐Naphthylselenoethanoic Acid and 2‐(Diphenyl)methylselenoethanoic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.200922177
  • Bhalla dkk. (2009). Synthesis and characterization of novel pyridyl/naphthyl/(diphenyl)methylseleno substituted alkanoic acids: X-ray structure of 2-pyridylselenoethanoic acid, 2-naphthylselenoethanoic acid and 2-(diphenyl)methylselenoethanoic acid. Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/j.jorganchem.2008.10.020
  • Zolezzi dkk. (2014). ChemInform Abstract: Methoxycarbonylation of Olefins Catalyzed by Palladium(II) Complexes Containing Naphthyl(diphenyl)phosphine Ligands.. ChemInform doi:10.1002/chin.201442087

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.