Norlidocaine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang berkaitan dengan analisis aktivitas farmakologis atau pengujian efek farmakologis pada berbagai sistem biologis. Sebagai reagen farmakologis, Norlidocaine Hydrochloride berperan sebagai agen yang mampu memengaruhi fungsi saraf dan sistem kardiovaskular dalam lingkungan laboratorium.
Norlidocaine Hydrochloride memiliki sifat kimia stabil dan tingkat kelarutan yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi, kromatografi, dan reaksi kimia lainnya. Karena sifatnya yang tidak beracun dan relatif aman dalam penggunaan eksperimental, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian di laboratorium.
Di Indonesia, Norlidocaine Hydrochloride sering digunakan oleh peneliti di bidang farmakologi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat, uji efek farmakologis, serta penelitian tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam tubuh manusia.
- Digunakan dalam uji aktivitas farmakologis untuk mengevaluasi efek senyawa pada sistem saraf.
- Cocok untuk penelitian tentang mekanisme kerja obat pada jaringan biologis.
- Dapat digunakan dalam pengujian kromatografi untuk analisis komponen kimia dalam sampel.
- Memperkaya data dalam penelitian tentang interaksi obat dan target biologis.
- Berguna dalam eksperimen yang memerlukan senyawa stabil dan mudah larut dalam pelarut organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7729-94-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Norlidocaine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya matahari langsung. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dianggap sebagai bahan kimia yang harus ditangani dengan hati-hati dalam lingkungan laboratorium.
—
