Nitroxynil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kehidupan. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengujian antibiotik dan analisis biokimia, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan aktivitas antimikroba. Nitroxynil sering digunakan sebagai reagen dalam proses pemisahan dan identifikasi senyawa aktif dalam lingkungan mikrobiologis. Dalam laboratorium, senyawa ini juga digunakan untuk menguji efektivitas antibiotik terhadap berbagai strain bakteri.
Nitroxynil memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Daya larut dan reaktivitasnya membuat senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk aplikasi penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi. Selain itu, Nitroxynil memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memungkinkan penyimpanan yang lebih lama tanpa kehilangan aktivitasnya.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Nitroxynil digunakan secara luas oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian dan pengembangan. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium kehidupan, terutama dalam bidang farmasi, mikrobiologi, dan biokimia. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
- Pengujian aktivitas antimikroba pada berbagai strain bakteri
- Analisis biokimia dalam penelitian farmakologi
- Pemisahan dan identifikasi senyawa aktif dalam sampel mikrobiologis
- Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik
- Pengembangan produk farmasi baru melalui uji laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1689-89-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Nitroxynil sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara terbuka untuk mencegah degradasi. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup dan jangan menyentuh bahan dengan tangan tanpa menggunakan sarung tangan pelindung. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti masker dan kacamata untuk meminimalkan risiko kontak langsung.
- El-hewaity (2015). Pharmacokinetic interaction of nitroxynil and cefoperazone in goats. International Journal of Basic and Applied Sciences doi:10.14419/ijbas.v4i3.4648
- (2004). Comparative studies of closantel, triclabendazole and nitroxynil on naturally infected sheep with fasciola. Mansoura Veterinary Medical Journal doi:10.21608/mvmj.2004.123287
- ELSawy dkk. (2015). Adverse Effects of Nitroxynil in comparison with Levamisole on Male Rats. Alexandria Journal of Veterinary Sciences doi:10.5455/ajvs.199012
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
