Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 47458-32-2

Octadecylsuccinic Anhydride TCI O0018

Octadecylsuccinic Anhydride TCI O0018

Identitas Kimia

No. CAS
47458-32-2
PubChem
CID 96562·SID 87574036
Rumus molekul
C22H40O3
Berat molekul
352.6 g/mol
Kemurnian
>95.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-octadecyloxolane-2,5-dione
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCCC1CC(=O)OC1=O
InChIKey
ZJFCVUTYZHUNSW-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.942.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.942.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Octadecylsuccinic Anhydride dari TCI (kode O0018) adalah senyawa anhidrida siklik turunan asam suksinat yang membawa rantai alkil panjang delapan belas karbon. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai building block non-heterosiklik untuk memasukkan gugus hidrofobik panjang sekaligus gugus karboksil reaktif ke dalam molekul target. Cincin anhidridanya mudah dibuka oleh alkohol, amina, atau air, sehingga peneliti dapat membuat ester, amida, maupun asam dikarboksilat dengan rantai lemak dalam satu langkah reaksi yang relatif sederhana.

Kelebihan utama senyawa ini ada pada sifat gandanya. Rantai oktadesil memberi karakter lipofilik yang kuat, sedangkan cincin anhidrida menyediakan titik reaksi yang selektif terhadap nukleofil. Setelah cincin terbuka, terbentuk satu gugus karboksil bebas yang dapat dimanfaatkan untuk ikatan lanjutan atau untuk memberi muatan pada permukaan. Kombinasi inilah yang membuatnya dipilih untuk modifikasi permukaan, sintesis surfaktan, dan penelitian polimer yang memerlukan keseimbangan antara bagian hidrofilik dan hidrofobik dalam satu struktur.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kimia organik di perguruan tinggi, pusat riset material, dan laboratorium pengembangan produk industri. Peneliti yang mengolah bahan alam lokal seperti pati, selulosa, atau serat tanaman sering membutuhkan agen hidrofobisasi untuk meningkatkan ketahanan air. Pilihan kemasan 25 g dan 250 g memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian, baik untuk percobaan skala kecil maupun seri optimasi yang lebih panjang.

  • Modifikasi pati dan polisakarida: cincin anhidrida bereaksi dengan gugus hidroksil sehingga rantai oktadesil tertambat dan meningkatkan sifat hidrofobik material hasil modifikasi.
  • Sintesis surfaktan anionik: pembukaan cincin menghasilkan molekul dengan ekor lemak panjang dan kepala karboksilat, struktur dasar yang dibutuhkan untuk mempelajari perilaku surfaktan.
  • Pengeras atau modifier resin epoksi: gugus anhidrida dapat berperan dalam reaksi curing, sementara rantai panjang dipelajari pengaruhnya terhadap fleksibilitas material hasil akhir.
  • Fungsionalisasi permukaan nanopartikel: senyawa ini dapat mengikat gugus amina atau hidroksil di permukaan partikel sehingga dispersinya dalam pelarut nonpolar dapat ditingkatkan.
  • Sintesis ester dan amida berantai panjang: reaksi dengan alkohol atau amina memberikan turunan lipofilik yang berguna sebagai intermediat dalam penelitian kimia organik dan material.

Merek TCI (kode produk O0018)
Nomor CAS 47458-32-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 250g
Bentuk fisik umumnya berupa padatan; rujuk Certificate of Analysis untuk detail
Penyimpanan simpan tertutup rapat, kering, dan terlindung dari kelembapan

Sebagai anhidrida, bahan ini sensitif terhadap kelembapan karena air dapat membuka cincin dan mengubahnya menjadi asam dikarboksilat. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, jauh dari basa kuat, amina, dan oksidator. Setelah dipakai, segera tutup kembali wadahnya dan bila perlu simpan dalam desikator. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, hindari menghirup debu, lalu bekerja di lemari asam. Selalu baca Safety Data Sheet sebelum penggunaan.

—