Orotic Acid Monohydrate dari TCI dengan kode O0065 adalah bentuk monohidrat dari asam orotat, yaitu asam karboksilat dengan inti pirimidin. Kerangka ini berkaitan erat dengan basa nukleotida. Dalam biokimia, asam orotat dikenal sebagai zat antara dalam biosintesis nukleotida pirimidin, yang akhirnya menghasilkan uridin monofosfat. Di laboratorium kimia, senyawa ini masuk golongan building block heterosiklik yang berguna untuk membuat turunan pirimidin dan garam logam orotat.
Senyawa ini dipilih karena menggabungkan cincin pirimidin-dion dengan gugus asam karboksilat dalam satu molekul. Gabungan ini membuka banyak peluang modifikasi kimia dan koordinasi dengan ion logam. Bentuk monohidratnya berupa padatan yang mudah ditimbang, dan kandungan airnya perlu diperhitungkan saat menghitung stoikiometri. Karena perannya dalam jalur metabolisme sudah terdokumentasi dengan baik, asam orotat juga dipakai sebagai substrat atau standar dalam studi enzim dan analisis metabolit.
Di Indonesia, Orotic Acid Monohydrate berguna untuk laboratorium biokimia dan farmasi di perguruan tinggi, lembaga riset kesehatan, dan tim pengembangan produk nutrisi. Peneliti kimia koordinasi memakainya sebagai ligan untuk membuat kompleks logam orotat. Laboratorium analitik memakainya sebagai standar untuk metode kromatografi atau spektrofotometri. Kemasan 25g, 100g, dan 500g memberi kelonggaran bagi laboratorium untuk memilih jumlah sesuai skala kerja, dari penelitian awal hingga pengembangan metode.
- Studi biosintesis pirimidin: sebagai zat antara alami jalur de novo, asam orotat dipakai untuk mengkaji enzim seperti orotat fosforibosiltransferase dan kinetika pembentukan nukleotida pirimidin.
- Sintesis garam logam orotat: gugus karboksilat dan atom nitrogen cincinnya dapat mengikat ion logam, sehingga senyawa ini banyak dipakai untuk membuat kompleks atau garam orotat yang dikaji sifatnya.
- Building block heterosiklik: cincin pirimidin-dion yang berfungsi ganda memungkinkan pembuatan turunan pirimidin baru untuk riset kimia medisinal dan penapisan senyawa bioaktif.
- Standar analitik metabolit: struktur yang jelas dan kaitannya dengan diagnosis gangguan metabolisme membuatnya cocok sebagai standar acuan untuk kalibrasi metode kromatografi cair.
- Praktikum biokimia dan kimia organik: senyawa ini membantu mahasiswa memahami hubungan antara struktur heterosiklik, keasaman gugus fungsi, dan perannya dalam jalur metabolisme sel.
| Merek | TCI (kode produk O0065) |
|---|---|
| Nomor CAS | 50887-69-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk atau kristal) dalam bentuk monohidrat |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering; ikuti rekomendasi label dan SDS |
Simpan Orotic Acid Monohydrate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Karena bahan ini berbentuk hidrat, hindari pemanasan atau pengeringan yang tidak perlu agar kandungan airnya tetap sesuai dengan yang tercantum. Hal ini penting untuk ketepatan perhitungan berat. Gunakan spatula bersih dan kering agar bahan tidak terkontaminasi. Pakai sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debunya, dan timbang bahan di area berventilasi baik. Pelajari SDS terlebih dahulu.
- Kumari (2017). Bioproduction of lactic acid by lactic acid bacteria exposed to Orotic acid monohydrate and 3-hydroxybutyric acid. Biotech Today: An International Journal of Biological Sciences doi:10.5958/2322-0996.2017.00022.9
- European Food Safety Authority (EFSA) (2009). Orotic acid salts as sources of orotic acid and various minerals added for nutritional purposes to food supplements. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2009.1187
- Zheng dkk. (2022). Terahertz Spectroscopy and Density Functional Theory Analysis of the Molecular Interactions in Crystalline Orotic Acid Monohydrate. Journal of Applied Spectroscopy doi:10.1007/s10812-022-01360-2
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
