Orotic Acid (TCI O0633, Nomor CAS 65-86-1) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa heterosiklik, orotic acid memiliki struktur kompleks yang membuatnya menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa organik lainnya. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk produksi nukleotida, yang merupakan komponen dasar dari DNA dan RNA. Dalam laboratorium, orotic acid juga digunakan dalam studi metabolisme dan sintesis senyawa biologis.
Orotic acid memiliki sifat kimia stabil dan mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaan fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk kristal, yang memudahkan dalam identifikasi dan penggunaan. Karena sifat kimianya yang netral, orotic acid tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, orotic acid sering digunakan dalam penelitian biokimia, farmasi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifat kimianya. Peneliti di Indonesia juga memanfaatkan orotic acid untuk studi tentang metabolisme dan sintesis senyawa biologis yang relevan dengan kesehatan dan lingkungan.
- Orotic acid digunakan dalam sintesis nukleotida untuk studi biokimia dan farmakologi
- Bahan ini cocok untuk eksperimen metabolisme senyawa organik dalam lingkungan laboratorium
- Orotic acid sering dipakai dalam penelitian tentang reaksi kimia heterosiklik
- Senyawa ini digunakan dalam pengembangan obat dan senyawa farmakologis
- Bahan ini juga relevan dalam studi tentang sintesis senyawa biologis kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 65-86-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan sinar matahari |
Orotic acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan di tempat yang sejuk serta kering. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
- European Food Safety Authority (EFSA) (2009). Orotic acid salts as sources of orotic acid and various minerals added for nutritional purposes to food supplements. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2009.1187
- (2004). Effort of Capsaicin on the Lipid Peroxidation in Tissues of Rats Fed Orotic Acid.. Journal of Life Science doi:10.5352/jls.2004.14.4.541
- Beltyukova dkk. (2021). SORPTION-LUMINESCENT DETERMINATION OF OROTIC ACID IN MEDICINAL DRUGS. Odesa National University Herald. Chemistry doi:10.18524/2304-0947.2021.1(77).226138
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
