Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2683-82-1

2,3,7,8,12,13,17,18-Octaethylporphyrin TCI O0234

2,3,7,8,12,13,17,18-Octaethylporphyrin TCI O0234

Identitas Kimia

No. CAS
2683-82-1
PubChem
CID 102311·SID 87574225
Rumus molekul
C36H46N4
Berat molekul
534.8 g/mol
Kemurnian
>95.0%(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,3,7,8,12,13,17,18-octaethyl-21,22-dihydroporphyrin
SMILES
CCC1=C(C2=CC3=NC(=CC4=NC(=CC5=C(C(=C(N5)C=C1N2)CC)CC)C(=C4CC)CC)C(=C3CC)CC)CC
InChIKey
XFIIGRBIXXECHR-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 4.108.650,00
Harga reguler Rp 2.888.550,00 Harga obral Rp 4.108.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI O0234 2683-82-1 2,3,7,8,12,13,17,18-Octaethylporphyrin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Bahan ini termasuk dalam kategori nitrogen-donor ligands, yang memiliki peran penting dalam katalisis dan reaksi kimia kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam sintesis senyawa organik dan dalam studi struktur molekuler. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang memerlukan bahan kimia berkualitas tinggi.

Sifat utama dari 2,3,7,8,12,13,17,18-Octaethylporphyrin adalah struktur porfirin yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan logam. Struktur ini memberikan sifat kimia yang unik, seperti kemampuan untuk menyerap cahaya dan berperan sebagai katalis dalam reaksi redoks. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas termal dan kimia yang baik, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, katalisis, dan studi bahan kimia kompleks. Banyak institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi dan kualitas bahan yang terjaga. Ketersediaan bahan ini di pasar lokal membantu peneliti Indonesia dalam mengakses produk internasional yang berkualitas.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya untuk berikatan dengan logam dan menghasilkan produk reaksi yang stabil.
  • Senyawa ini cocok untuk studi struktur molekuler karena struktur porfirin yang kompleks memberikan data spektral yang akurat.
  • Bahan ini sering digunakan dalam reaksi katalitik karena kemampuannya sebagai nitrogen-donor ligands yang meningkatkan efisiensi reaksi kimia.
  • Senyawa ini dapat digunakan dalam penelitian fotokimia karena kemampuannya menyerap cahaya dan berperan dalam reaksi yang terpicu cahaya.
  • Bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian bahan kimia yang memerlukan presisi tinggi dan stabilitas kimia yang baik.

Merek TCI
Nomor CAS 2683-82-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Nitrogen-Donor Ligands [Catalysis]
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi atau penurunan kualitas. Gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi diri dari paparan langsung. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan aman untuk mencegah risiko kecelakaan.

  • Bai dkk. (2009). Adsorption of cobalt (II) octaethylporphyrin and 2H-octaethylporphyrin on Ag(111): new insight into the surface coordinative bond. New Journal of Physics doi:10.1088/1367-2630/11/12/125004
  • Hiramatsu dkk. (2013). Synthesis of the most anti-aromatic 16π porphyrin: an octaethylporphyrin zinc(II) complex with no meso-substituents. Journal of Porphyrins and Phthalocyanines doi:10.1142/s1088424613501009
  • Bai dkk. (2010). Interfacial coordination interactions studied on cobalt octaethylporphyrin and cobalt tetraphenylporphyrin monolayers on Au(111). Physical Chemistry Chemical Physics doi:10.1039/b924974p

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.