2-Octen-4-one adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik sebagai bahan baku. Dalam laboratorium, 2-Octen-4-one berperan sebagai building block yang digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Bahan ini memiliki struktur karbonil yang memberikan reaktivitas yang tinggi, sehingga mudah bereaksi dengan berbagai reagen lainnya.
Karakteristik utama dari 2-Octen-4-one adalah keberadaan gugus karbonil (C=O) dan rantai hidrokarbon yang memungkinkan reaksi seperti reduksi, oksidasi, dan reaksi nucleofilik. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekul. Selain itu, senyawa ini memiliki aroma khas yang memudahkan identifikasi visual dalam proses pemisahan atau pemurnian.
Di laboratorium Indonesia, 2-Octen-4-one sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aroma, obat, atau bahan kimia industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan produk baru dan penelitian ilmiah yang membutuhkan senyawa dengan struktur tertentu.
- Sintesis senyawa aroma alami yang digunakan dalam industri kosmetik dan makanan
- Reaksi kimia untuk pembuatan senyawa obat dengan struktur kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa karbonil dalam kondisi tertentu
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan rantai hidrokarbon dengan gugus karbonil
- Uji keterlarutan dan stabilitas senyawa dalam berbagai pelarut organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4643-27-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan panas |
2-Octen-4-one harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan panas. Simpan di tempat yang kering dan sejuk untuk mencegah penguapan dan degradasi. Gunakan wadah berbahan gelas atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
—
