Oxfendazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang ilmu kehidupan sebagai antibiotik dan agen antiparasit. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk penelitian terkait parasitologi, terutama dalam pengendalian dan studi tentang cacing parasit yang menyerang manusia dan hewan. Oxfendazole memiliki kemampuan untuk mengganggu metabolisme parasit, sehingga menjadi alat penting dalam pengujian efektivitas obat antiparasit.
Oxfendazole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, serta daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai eksperimen, baik dalam bentuk larutan maupun padatan. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi dalam produksi, bahan ini dipilih sebagai bahan baku utama dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Oxfendazole digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan masyarakat, terutama dalam studi tentang penyakit cacing yang sering terjadi di daerah tropis. Bahan ini juga menjadi bagian dari program pengembangan obat antiparasit yang dijalankan oleh institusi penelitian lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 11
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 11
- Pengujian efektivitas obat antiparasit terhadap cacing helmint
- Penelitian tentang mekanisme kerja senyawa antiparasit
- Pengembangan metode diagnosis parasitologi di laboratorium kesehatan
- Studi tentang toksisitas dan keamanan senyawa Oxfendazole
- Penggunaan dalam eksperimen farmakologis untuk uji klinis obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 53716-50-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering |
Oxfendazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung. Simpan di suhu ruangan yang stabil, sekitar 15–25°C, serta menjauh dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk keselamatan laboratorium.
- Su dkk. (2020). Simultaneous determination of febantel, fenbendazole, oxfendazole and oxfendazole sulfone in livestock by matrix solid phase dispersion extraction technique and HPLC. Journal of Food and Drug Analysis doi:10.38212/2224-6614.2630
- Rajendraprasad dkk. (2016). Potentiometric determination of piroxicam and oxfendazole in pharmaceuticals. Current Chemistry Letters doi:10.5267/j.ccl.2015.9.001
- Moreno dkk. (2012). A high oxfendazole dose to control porcine cysticercosis: Pharmacokinetics and tissue residue profiles. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2012.07.023
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiparasitic Ingredients, Antiprotozoal Ingredients, Antihelminthic Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiparasitic Ingredients, Antiprotozoal Ingredients, Antihelminthic Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)
