TCI O0619 6019-39-2 OAC-2 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, khususnya dalam studi sel dan diferensiasi sel punca. Produk ini memiliki peran penting dalam eksperimen yang memerlukan penggunaan senyawa aktif biologis untuk mempercepat proses pertumbuhan dan pengembangan sel. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memperkaya lingkungan kultur sel, meningkatkan aktivitas sel, dan memfasilitasi penelitian terkait regenerasi jaringan.
TCI O0619 6019-39-2 OAC-2 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik. Karena sifat tersebut, senyawa ini mudah dilarutkan dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Selain itu, senyawa ini memiliki konsistensi tinggi dan mempertahankan aktivitas biologisnya dalam jangka waktu tertentu, sehingga cocok untuk penggunaan berulang.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian sel punca dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa aktif biologis. Karena ketersediaannya yang terjangkau dan kualitasnya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI T3112 433695-36-4 N,N,2-Trimethyl-5-nitrobenzenesulfonamide
- TCI T2477 58880-19-6 Trichostatin A
- TCI B4436 327036-89-5 4-Benzyl-2-methyl-1,2,4-thiadiazolidine-3,5-dione
- TCI B4006 667463-62-9 (2'Z,3'E)-6-Bromoindirubin-3'-oxime
- TCI B2836 472-15-1 Betulinic Acid
- TCI B1468 306-67-2 N,N'-Bis(3-aminopropyl)-1,4-butanediamine Tetrahydrochloride
- Penelitian diferensiasi sel punca untuk memahami mekanisme perkembangan jaringan
- Pengembangan media kultur sel yang optimal untuk pertumbuhan sel in vitro
- Eksperimen terapi regeneratif yang memerlukan senyawa aktif biologis
- Studi efek senyawa pada aktivasi dan proliferasi sel
- Pengujian kualitas dan stabilitas senyawa dalam kondisi eksperimen berbeda
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6019-39-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Stem Cell Biology |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau wadah plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Zierkiewicz dkk. (2005). A Theoretical Study of the Essential Role of DMSO as a Solvent/Ligand in the Pd(OAc)2/DMSO Catalyst System for Aerobic Oxidation. Organometallics doi:10.1021/om0506217
- Snider dkk. (2002). Oxidative and dehydrative cyclizations of nitroacetate esters with Mn(OAc)3. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(02)00911-0
- Wong dkk. (1994). Reactivity of Ru(OAc)2(Ph3P)2 toward chelating diphosphine ligands. X-ray crystal structures of fac-Ru(OAc)2(Ph3P)(dppm) and trans-Ru(OAc)2(P2N2H4). Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(00)83433-6
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![36951-72-1 TMPyP [=alpha,beta,gamma,delta-Tetrakis(1-methylpyridinium-4-yl)porphyrin p-Toluenesulfonate] [Ultra-high sensitive spectrophotometric reagent for Cu, Mg] [For the simultaneous determination of metals by HPLC] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510A5014_63fd8d60-181a-4b04-a4ef-aab4621faaf1.jpg?v=1769055177&width=533)