8-Hydroxyguanosine adalah turunan teroksidasi dari nukleosida guanosin. Senyawa ini terbentuk ketika spesies oksigen reaktif menyerang posisi C-8 pada cincin guanin di dalam RNA. Di laboratorium, 8-Hydroxyguanosine dikenal sebagai penanda (biomarker) kerusakan oksidatif pada asam nukleat, terutama RNA. Karena itu bahan ini banyak dipakai sebagai standar acuan saat peneliti ingin mengenali, mengukur, dan membandingkan tingkat stres oksidatif dalam sampel biologis seperti urin, plasma, jaringan, maupun kultur sel di laboratorium biokimia dan biologi molekuler.
Bahan ini dipilih karena strukturnya sudah jelas dan identik dengan produk oksidasi yang terbentuk secara alami di dalam sel. Hal itu membuatnya cocok sebagai pembanding yang andal pada analisis kromatografi maupun spektrometri massa. Dengan nomor CAS yang terdaftar dan identitas kimia yang terdokumentasi, peneliti dapat menyusun kurva kalibrasi, memastikan waktu retensi, dan memvalidasi metode analisis dengan lebih yakin. Sebagai produk TCI, setiap lot disertai dokumen mutu yang membantu ketertelusuran data penelitian, sesuatu yang penting untuk publikasi ilmiah dan audit laboratorium.
Di Indonesia, 8-Hydroxyguanosine relevan bagi laboratorium universitas, lembaga riset kesehatan, dan laboratorium farmakologi yang meneliti penyakit degeneratif, penuaan, toksikologi lingkungan, maupun efek antioksidan bahan alam khas Nusantara. Banyak penelitian ekstrak tanaman obat lokal membutuhkan penanda kerusakan oksidatif yang jelas untuk membuktikan khasiat antioksidannya. Kemasan 50mg cukup untuk menyiapkan larutan stok standar berkonsentrasi rendah yang dapat dipakai dalam banyak rangkaian analisis.
Brosur TCI (PDF)
- Methylated Nucleoside in the 5’-Terminal Structure of Eukaryotic mRNA 2025-04-14 · hal. 1
- Standar analisis LC-MS/MS: bahan ini dipakai untuk menyusun kurva kalibrasi dan memastikan identitas puncak saat mengukur kadar 8-hidroksiguanosin pada sampel biologis yang kompleks.
- Penelitian stres oksidatif RNA: senyawa ini menjadi pembanding produk oksidasi guanosin sehingga peneliti dapat menilai tingkat kerusakan RNA akibat paparan radikal bebas atau zat toksik.
- Uji aktivitas antioksidan: peneliti bahan alam dapat memakainya sebagai acuan penanda kerusakan untuk menunjukkan apakah suatu ekstrak benar-benar mengurangi pembentukan produk oksidasi asam nukleat.
- Validasi metode HPLC-ECD: sifat elektroaktif gugus 8-okso guanin membuat bahan ini cocok untuk mengoptimalkan dan memvalidasi deteksi elektrokimia yang sensitif pada kromatografi cair.
- Penelitian toksikologi dan penuaan: bahan ini membantu studi tentang hubungan antara kerusakan oksidatif RNA dengan penyakit neurodegeneratif, paparan polutan, dan proses penuaan sel.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3868-31-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | padatan; rincian lengkap ada pada label dan Certificate of Analysis (CoA) |
| Penyimpanan | ikuti suhu penyimpanan yang tertera pada label produk dan SDS |
Simpan 8-Hydroxyguanosine dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan kelembapan, serta pada suhu yang dianjurkan di label produk. Untuk standar analitik, sebaiknya larutan stok dibagi menjadi beberapa alikuot kecil agar tidak berulang kali dibekukan dan dicairkan, karena hal itu dapat menurunkan kestabilannya. Gunakan sarung tangan, jas lab, dan kacamata pelindung saat menimbang, lalu bekerja di area yang bersih untuk menghindari kontaminasi silang. Baca Safety Data Sheet (SDS) sebelum digunakan.
- Balaky (2023). Potential Role of 8-Hydroxyguanosine and some Pro Inflammatory Cytokines as Biomarkers in Colorectal Cancer Iraqi Patients. Baghdad Science Journal doi:10.21123/bsj.2022.6778
- Watanabe-Akanuma dkk. (2006). Analysis of Photomutagenicity of Thiabendazole with UVA Irradiation: Absence of 8-Hydroxyguanosine Formation. Genes and Environment doi:10.3123/jemsge.28.103
- Li dkk. (2025). Diurnal and daily fluctuations in levels of the urinary oxidative stress marker 8-hydroxyguanosine in spot urine samples. Genes and Environment doi:10.1186/s41021-025-00324-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








