Sodium Pyrophosphate (Na4P2O7) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini berperan sebagai pengatur pH, pengendap, dan agen pengikat dalam berbagai proses kimia. Sodium Pyrophosphate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai katalis dalam reaksi tertentu. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk mempercepat reaksi kimia, memperbaiki hasil analisis, atau memastikan reaksi berjalan secara efisien.
Sodium Pyrophosphate memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam air dan dapat berfungsi sebagai buffer dalam larutan. Sifatnya yang tidak beracun dan stabil membuatnya aman untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, sodium pyrophosphate juga memiliki kemampuan untuk mengikat ion logam, sehingga sangat berguna dalam proses analisis kualitatif dan kuantitatif.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, sodium pyrophosphate sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis lingkungan, dan pengembangan produk kimia. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian di berbagai institusi, termasuk universitas dan lembaga penelitian. Karena sifatnya yang aman dan efektif, sodium pyrophosphate menjadi bahan yang populer di berbagai bidang ilmu kimia di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Pengatur pH dalam reaksi kimia untuk memastikan kondisi optimal
- Pengendap dalam proses isolasi senyawa untuk meningkatkan kejernihan larutan
- Penyaringan ion logam dalam analisis kualitatif untuk memperjelas hasil
- Bahan bantu dalam pembuatan larutan buffer untuk stabilitas reaksi
- Komponen dalam reaksi katalitik untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7722-88-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Sodium pyrophosphate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan yang dapat mengurangi kualitas bahan. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari paparan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan wadah bahan tetap tertutup dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Rakicioğlu dkk. (1998). New fluorimetric reagents, sodium pyrophosphate, sodium trimetaphosphate, and sodium tetrametaphosphate, for the determination of cerium(III). Journal of Fluorescence doi:10.1007/bf02758236
- Lee dkk. (1998). Effect of sodium phytate, sodium pyrophosphate and sodium tripolyphosphate on physico-chemical characteristics of restructured beef. Meat Science doi:10.1016/s0309-1740(98)00002-3
- Villain (1999). Ionic conductivity of pure sodium pyrophosphate Na4P2O7. Solid State Ionics doi:10.1016/s0167-2738(98)00121-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

