Pentaerythritol adalah poliol alifatik dengan satu atom karbon pusat yang mengikat empat gugus hidroksimetil, sehingga molekulnya memiliki empat gugus hidroksil primer yang setara dan tersusun simetris. Di laboratorium kimia dan industri, senyawa ini dikenal sebagai building block tetrafungsional yang penting. Pentaerythritol dipakai untuk membangun molekul bercabang, inti dendrimer dan polimer bintang, resin alkid, ester poliol untuk pelumas, serta berbagai agen penaut silang. Hampir semua turunan tetrafungsional yang populer di kimia material, seperti tetraakrilat dan tetratiol, berasal dari kerangka pentaerythritol.
Pentaerythritol dipilih terutama karena simetri dan fungsionalitasnya. Keempat gugus hidroksil primernya memiliki reaktivitas yang serupa, sehingga reaksi esterifikasi, eterifikasi, atau substitusi dapat menghasilkan turunan tetra-tersubstitusi dengan struktur yang terdefinisi. Pusat karbon kuaterner yang tidak memiliki hidrogen membuat turunannya, terutama ester, cenderung stabil terhadap panas. Sifat ini menjadi alasan ester pentaerythritol banyak dipakai dalam pelumas berkinerja tinggi. Bentuknya yang berupa padatan kristal stabil juga memudahkan penimbangan dan penyimpanan.
Di Indonesia, pentaerythritol relevan bagi laboratorium kimia polimer, cat dan pelapis, oleokimia, dan material maju. Contohnya riset ester pentaerythritol dari asam lemak sawit sebagai biopelumas, yang sejalan dengan pengembangan produk turunan sawit bernilai tambah. Bahan ini juga dipakai di laboratorium sintesis dendrimer, hidrogel, dan jaringan polimer. Kemasan 25g cocok untuk sintesis skala kecil dan uji awal. Kemasan 500g mendukung riset formulasi resin atau pelumas yang membutuhkan bahan lebih banyak.
- Sintesis ester poliol untuk biopelumas: esterifikasi keempat gugus hidroksil dengan asam lemak menghasilkan ester yang stabil terhadap panas, relevan untuk riset pelumas berbasis sawit.
- Inti dendrimer dan polimer bintang: struktur tetrafungsional yang simetris memungkinkan pertumbuhan empat lengan polimer dari satu titik pusat dengan arsitektur yang terkendali.
- Pembuatan agen penaut silang: pentaerythritol diubah menjadi tetraakrilat atau tetratiol yang dipakai dalam reaksi klik tiol-ena dan pembentukan hidrogel serta jaringan polimer.
- Riset resin alkid dan pelapis: sebagai poliol bercabang, bahan ini meningkatkan kerapatan ikatan silang resin, sehingga memengaruhi kekerasan dan daya tahan lapisan cat.
- Bahan awal sintesis turunan spiro dan ligan bercabang: kerangka karbon kuaterner yang simetris digunakan untuk membangun asetal spiro dan ligan tripodal atau tetrapodal.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 115-77-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan kristal |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering; ikuti label dan SDS TCI |
Simpan Pentaerythritol dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari kelembapan dan jauh dari oksidator kuat. Debu halus bahan organik dapat membentuk campuran yang mudah terbakar di udara, jadi hindari penumpukan debu dan sumber api di area penimbangan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker debu bila menangani dalam jumlah besar. Tutup wadah segera setelah dipakai. Rujuk SDS TCI untuk detail keselamatan dan pembuangan limbah.
- Bobbo dkk. (2010). Solubility measurements and correlation of carbon dioxide in pentaerythritol tetra-2-methylhexanoate. Comparison with other pentaerythritol esters. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2009.10.017
- Sun dkk. (2015). Solubility of dimethyl ether in pentaerythritol tetrabutyrate and in pentaerythritol tetrapentanoate. Comparison with other pentaerythritol tetraalkyl esters. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2015.03.014
- Conroy dkk. (2008). First-principles investigation of anisotropic constitutive relationships in pentaerythritol tetranitrate. Physical Review B doi:10.1103/physrevb.77.094107
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
