2-Butyl-2-ethyl-1,3-propanediol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan berperan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik lainnya. Sebagai salah satu dari banyak senyawa pembangun (building blocks), senyawa ini sering digunakan dalam reaksi esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sangat penting untuk pengembangan senyawa baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena struktur molekulnya yang memiliki dua grup hidroksil, senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Sifat ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai reaksi kimia yang membutuhkan kelarutan tinggi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan suhu stabil.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik, pengembangan obat, atau modifikasi polimer. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan sifat kimianya yang stabil, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai laboratorium di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 19
- Monomers 2025-05-28 · hal. 23
Produk TCI terkait
- 1,3-Propanediol, CAS 504-63-2, TCI P0486
- 2,2-Di-n-octyl-1,3-propanediol, CAS 106868-09-1, TCI D2842
- TCI D2800 403519-64-2 2,2-Diisoamyl-1,3-propanediol
- 2,2-Diisobutyl-1,3-propanediol, CAS 10547-96-3, TCI D2777
- 1,2-Propanediol, CAS 57-55-6, TCI P0485
- N,N'-Bis(2-hydroxyethyl)ethylenediamine, CAS 4439-20-7, TCI B3807
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena struktur molekulnya yang fleksibel.
- Cocok untuk reaksi esterifikasi karena kemampuannya sebagai donor hidroksil.
- Berguna dalam pembuatan polimer karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional.
- Dapat digunakan dalam reaksi hidrolisis untuk mempercepat proses pemecahan senyawa.
- Memiliki potensi dalam pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 115-84-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifatnya yang cair, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap korosi, seperti kaca atau plastik yang tidak mudah terbakar. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena potensi kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, senyawa ini harus dipisahkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak terduga.
- Hamasaki (2013). Simultaneous determination of organotin compounds in textiles by gas chromatography–flame photometry following liquid/liquid partitioning with tert-butyl ethyl ether after reflux-extraction. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2013.04.041
- Alpermann dkk. (2017). Closed-system pyrolysis of butyl ethyl ether and sec-butyl ethyl ether at 20 MPa—Mechanistic insights. Journal of Analytical and Applied Pyrolysis doi:10.1016/j.jaap.2016.12.003
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








