1,3-Propanediol adalah sebuah senyawa kimia yang memiliki struktur molekuler dengan dua grup hidroksil (-OH) yang terletak pada atom karbon kedua dan ketiga dari rantai tiga karbon. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ester, amina, atau senyawa polimer. Dalam laboratorium, 1,3-Propanediol berperan sebagai bahan baku yang sangat penting untuk membangun struktur molekul kompleks. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
1,3-Propanediol memiliki sifat kimia yang stabil, dengan titik didih dan titik leleh yang sesuai untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium. Senyawa ini juga bersifat tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga memudahkan dalam identifikasi dan penggunaan. Karena sifatnya yang tidak reaktif terhadap kebanyakan bahan kimia, 1,3-Propanediol memungkinkan peneliti untuk menghindari reaksi sampingan yang tidak diinginkan. Selain itu, senyawa ini juga mudah tersedia dalam berbagai ukuran kemasan, sehingga memudahkan penggunaan dalam skala kecil maupun besar.
Di laboratorium Indonesia, 1,3-Propanediol digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kimia organik, farmasi, dan industri bahan kimia. Senyawa ini sangat relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan bahan polimer, atau produksi bahan baku untuk produk kimia lainnya. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, 1,3-Propanediol menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh peneliti dan praktisi di bidang kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa ester untuk pengembangan produk farmasi
- Pembuatan bahan polimer yang memiliki sifat elastis dan tahan air
- Reaksi kimia yang memerlukan penggunaan bahan baku dengan dua grup hidroksil
- Produksi bahan baku untuk industri kosmetik dan bahan kimia industri
- Eksperimen kimia organik yang memerlukan senyawa dengan struktur rantai tiga karbon
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 504-63-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,3-Propanediol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruang laboratorium dengan suhu rendah dan kelembapan terkontrol. Karena sifatnya yang tidak beracun, senyawa ini relatif aman dalam penggunaan normal, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selain itu, jauhkan dari sumber panas dan bahan kimia yang bersifat oksidatif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Abes dkk. (2008). Crystallization and phase behavior of fatty acid esters of 1,3 propanediol III: 1,3 propanediol dicaprylate/1,3 propanediol distearate (CC/SS) and 1,3 propanediol dicaprylate/1,3 propanediol dipalmitate (CC/PP) binary systems. Chemistry and Physics of Lipids doi:10.1016/j.chemphyslip.2007.11.001
- Pflügl dkk. (2014). Heading for an economic industrial upgrading of crude glycerol from biodiesel production to 1,3-propanediol by Lactobacillus diolivorans. Bioresource Technology doi:10.1016/j.biortech.2013.11.041
- Mastantuono dkk. (1995). Chiral discrimination promoted by (1S,2S)‐1‐phenyl‐2‐amino‐1,3‐propanediol derivatives in the asymmetric Reformatsky reaction. Chirality doi:10.1002/chir.530070702
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
