Pimelonitrile, atau heptanedinitrile, adalah senyawa dinitril alifatik yang memiliki dua gugus nitril di kedua ujung rantai karbon lurus. TCI menyediakannya sebagai *building block* non-heterosiklik untuk sintesis organik. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai prekursor bifungsional. Kedua gugus nitrilnya dapat direduksi menjadi diamina, dihidrolisis menjadi asam dikarboksilat, atau diubah menjadi gugus lain. Karena itu, pimelonitrile berguna dalam sintesis monomer, senyawa siklik, dan berbagai molekul rantai panjang.
Pimelonitrile dipilih karena simetrinya dan karena kedua gugus fungsinya identik. Kedua ujung molekul bisa diubah sekaligus dengan satu jenis reaksi, sehingga jalur sintesis menjadi lebih ringkas. Rantai karbon di antara kedua nitril memberi jarak yang tepat untuk membentuk diamina atau diasid rantai menengah, yang penting dalam kimia polimer seperti poliamida. Gugus nitril juga relatif stabil selama penyimpanan dan memiliki serapan inframerah yang khas, sehingga perubahan gugus ini mudah dipantau selama reaksi.
Di Indonesia, pimelonitrile bermanfaat bagi laboratorium kimia organik dan kimia polimer di perguruan tinggi, serta bagi tim riset dan pengembangan industri yang mengeksplorasi monomer poliamida, elektrolit, atau zat antara farmasi. Kemasan 25mL cocok untuk riset metode dan optimasi reaksi. Kemasan 500mL lebih tepat untuk kelompok riset yang memerlukan pasokan stabil untuk sintesis bertahap atau pembuatan material dalam jumlah lebih besar.
Produk TCI terkait
- Prekursor diamina melalui reduksi: kedua gugus nitril dapat direduksi sekaligus menjadi diamina rantai lurus, yaitu monomer penting untuk sintesis poliamida dan bahan pengikat silang.
- Sintesis asam pimelat melalui hidrolisis: hidrolisis kedua ujung nitril menghasilkan asam dikarboksilat yang berguna sebagai zat antara dalam kimia polimer dan sintesis organik.
- Studi elektrolit dan pelarut polar: dinitril alifatik banyak diteliti sebagai komponen elektrolit, sehingga senyawa ini relevan bagi riset baterai dan elektrokimia.
- Reaksi siklisasi intramolekuler: kedua nitril dengan jarak rantai tertentu memungkinkan pembentukan senyawa siklik melalui reaksi kondensasi seperti siklisasi tipe Thorpe.
- Bahan ajar dan model spektroskopi: serapan nitril yang tajam pada spektrum inframerah menjadikannya contoh yang baik untuk pelatihan analisis gugus fungsi di laboratorium.
| Merek | TCI (kode produk P0049) |
|---|---|
| Nomor CAS | 646-20-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, jauh dari asam kuat dan oksidator |
Senyawa nitril dapat berbahaya bila tertelan, terhirup, atau terserap melalui kulit, jadi pimelonitrile harus ditangani dengan disiplin keselamatan yang baik. Simpan dalam botol asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi, terpisah dari asam kuat, basa kuat, dan oksidator. Bekerjalah di lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kumpulkan limbahnya secara terpisah sesuai aturan limbah B3 dan petunjuk SDS dari TCI.
- Stumpf dkk. (1999). Crystal structure of pimelonitrile-AyV-bis[pentachloroniobium(V)], Cl5Nb(NC(CH2)5CN)NbCl5. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1515/ncrs-1999-0266
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

