1,5-Pentanediol adalah diol alifatik rantai lurus dengan dua gugus hidroksil primer di kedua ujung rantai lima karbon. TCI menyediakannya sebagai *building block* non-heterosiklik untuk laboratorium kimia. Senyawa ini memegang peran penting dalam kimia polimer sebagai monomer untuk poliester dan poliuretan. Dalam sintesis organik, senyawa ini menjadi bahan awal untuk berbagai turunan bifungsional, misalnya dihalida, dialdehida, dan eter siklik seperti tetrahidropiran melalui siklisasi.
Senyawa ini dipilih karena kedua gugus hidroksil primernya reaktif dan simetris, sehingga mudah diesterifikasi, dioksidasi, atau disubstitusi pada kedua ujung sekaligus. Rantai lima karbon memberi fleksibilitas yang khas pada polimer yang dihasilkan, dan berbeda dari diol rantai genap. Senyawa ini juga sangat polar, dapat bercampur dengan air dan banyak pelarut polar, serta bersifat higroskopis. Karena itu, peneliti juga memanfaatkannya sebagai pelarut, humektan, atau aditif dalam formulasi.
Di Indonesia, 1,5-pentanediol berguna bagi laboratorium kimia polimer dan material yang mengembangkan poliester, poliuretan, atau pelapis, serta bagi peneliti formulasi kosmetik dan farmasi topikal yang mempelajari humektan dan pelarut. Kemasan 25g cocok untuk sintesis dan uji formulasi skala kecil. Kemasan 500g mendukung pembuatan polimer dalam jumlah lebih besar atau riset yang membutuhkan banyak bahan dari batch yang sama.
- Monomer sintesis poliester: kedua gugus hidroksil primernya mudah bereaksi dengan asam dikarboksilat, sehingga cocok untuk membuat poliester dengan fleksibilitas rantai yang khas.
- Komponen poliuretan: sebagai diol rantai pendek, senyawa ini dapat berfungsi sebagai pemanjang rantai yang bereaksi dengan isosianat dalam riset elastomer dan bahan pelapis.
- Prekursor tetrahidropiran: siklisasi intramolekuler dengan katalis asam menghasilkan eter siklik enam anggota, sehingga senyawa ini berguna untuk studi reaksi dehidrasi.
- Bahan awal turunan bifungsional: kedua ujung hidroksil dapat diubah menjadi halida, aldehida, atau ester untuk membangun molekul rantai lima karbon yang simetris.
- Riset formulasi humektan dan pelarut: polaritas dan sifat higroskopisnya menjadikannya bahan kajian dalam formulasi kosmetik, farmasi topikal, dan cairan fungsional.
| Merek | TCI (kode produk P0050) |
|---|---|
| Nomor CAS | 111-29-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | cairan kental pada suhu ruang |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan, tempat sejuk dan kering |
1,5-Pentanediol bersifat higroskopis, jadi wadah harus selalu tertutup rapat agar kadar air bahan tidak naik, terutama bila dipakai untuk polimerisasi yang peka terhadap air. Simpan dalam botol asli di tempat sejuk, kering, dan berventilasi, jauh dari oksidator kuat dan asam kuat. Karena cairannya kental, gunakan pipet berujung lebar atau timbang langsung. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan rujuk SDS dari TCI untuk detail keselamatannya.
- Glinski dkk. (1999). Surface properties of diluted aqueous solutions of 1,2-pentanediol. The Journal of Chemical Physics doi:10.1063/1.479603
- Jenzer dkk. (1999). Cobalt‐catalyzed amination of 1,3‐cyclohexanediol and 2,4‐pentanediol in supercritical ammonia. Catalysis Letters doi:10.1023/a:1019045527193
- Foresti dkk. (1999). Electrochemical investigation of 1,5-pentanediol adsorption on the Ag(111) and Ag(110) faces. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/s0022-0728(98)00403-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
