Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 625-69-4

2,4-Pentanediol TCI P0670

2,4-Pentanediol TCI P0670

Identitas Kimia

No. CAS
625-69-4
PubChem
CID 12262·SID 87574825
Rumus molekul
C5H12O2
Berat molekul
104.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
pentane-2,4-diol
SMILES
CC(CC(C)O)O
InChIKey
GTCCGKPBSJZVRZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.100.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.100.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,4-Pentanediol dari TCI (kode P0670) adalah diol alifatik sederhana dengan dua gugus hidroksil sekunder pada atom karbon 2 dan 4 dalam rantai lima karbon. Di laboratorium kimia, senyawa ini dikenal sebagai building block non-heterosiklik yang serbaguna. Ia dipakai untuk membentuk asetal dan ketal siklik beranggota enam, sebagai bahan awal sintesis ester dan eter, serta sebagai senyawa model untuk mempelajari reaksi pada diol 1,3. Bentuknya yang sederhana membuat bahan ini mudah dipakai dalam berbagai rancangan sintesis.

Karena kedua gugus hidroksilnya berjarak satu karbon, 2,4-Pentanediol dapat membentuk cincin 1,3-dioksan yang stabil dengan aldehida atau keton. Sifat ini banyak dimanfaatkan sebagai strategi perlindungan gugus karbonil. Molekul ini juga memiliki dua pusat stereogenik, sehingga dapat berada dalam bentuk meso maupun pasangan enantiomer. Hal ini menjadikannya bahan yang menarik untuk studi stereokimia, analisis konformasi, dan pengembangan metode pemisahan diastereomer.

Di laboratorium Indonesia, 2,4-Pentanediol bermanfaat bagi kelompok riset sintesis organik, laboratorium kimia polimer yang membutuhkan diol sebagai komonomer poliester atau poliuretan, serta laboratorium analitik yang mengembangkan metode kromatografi gas untuk senyawa glikol. Tersedia dalam kemasan 25g dan 500g. Kemasan kecil cocok untuk riset eksploratif, sedangkan kemasan besar praktis untuk pemakaian rutin sebagai pereaksi atau komponen formulasi dalam jumlah lebih banyak.

Brosur TCI (PDF)

  • Pembentukan asetal siklik pelindung: 2,4-Pentanediol bereaksi dengan aldehida atau keton membentuk 1,3-dioksan beranggota enam yang stabil, sehingga efektif melindungi gugus karbonil selama sintesis bertahap.
  • Komonomer poliester dan poliuretan: dua gugus hidroksil sekundernya memungkinkan senyawa ini masuk ke rantai polimer sebagai diol, sehingga dapat mengatur fleksibilitas dan sifat material dalam riset polimer.
  • Studi stereokimia diol 1,3: adanya dua pusat stereogenik dengan bentuk meso dan rasemat menjadikannya model yang baik untuk mempelajari konformasi, NMR, dan pemisahan diastereomer.
  • Bahan awal sintesis ester dan eter: gugus hidroksilnya mudah diesterifikasi atau dieterifikasi, sehingga berguna untuk membuat turunan dengan sifat kelarutan dan kepolaran yang berbeda.
  • Standar analitik glikol: senyawa ini dapat dipakai sebagai pembanding dalam pengembangan dan validasi metode kromatografi gas untuk identifikasi diol alifatik dalam sampel industri maupun lingkungan.

Merek TCI (kode produk P0670)
Nomor CAS 625-69-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik lihat Certificate of Analysis TCI untuk wujud dan komposisi isomer
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan

Diol seperti 2,4-Pentanediol cenderung menyerap uap air dari udara. Karena itu, simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat dan segera tutup kembali setelah dipakai, terutama di ruang laboratorium yang lembap. Letakkan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas dan bahan pengoksidasi kuat. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menangani bahan ini. Hindari kontak dengan mata dan kulit, lalu pelajari SDS dari TCI sebelum digunakan.

  • Molinari dkk. (2011). Fe(III)-porphyrin heterogenized on MCM-41: Matrix effects on the oxidation of 1,4-pentanediol. Catalysis Today doi:10.1016/j.cattod.2010.09.004
  • Yoshida (2023). A urinary biomarker for monitoring exposures to 2,2,4-trimethyl-1,3-pentanediol monoisobutyrate and 2,2,4-trimethyl-1,3-pentanediol diisobutyrate in rats. Archives of Toxicology doi:10.1007/s00204-023-03570-9
  • Zhang dkk. (2025). Oxygen vacancy-rich metal oxides and Co-Cu alloy bifunctional sites for selective conversion of furfural to 1,2-pentanediol and 1,5-pentanediol. Journal of Catalysis doi:10.1016/j.jcat.2025.116378

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.