Phenyl N-Acetyl-alpha-D-glucosaminide dari TCI adalah turunan glikosida. Molekulnya terdiri dari unit N-asetilglukosamin yang terikat pada gugus fenil melalui ikatan glikosidik berkonfigurasi alfa. Di laboratorium glikosains, senyawa ini dipakai sebagai model sederhana karbohidrat beramino. Peneliti memakainya untuk mempelajari cara enzim, protein pengikat gula, dan reaksi kimia mengenali ikatan glikosidik. Strukturnya terdefinisi jelas dan gugus aglikonnya aromatik, sehingga senyawa ini praktis sebagai pembanding, substrat model, maupun bahan awal sintesis glikokonjugat yang lebih kompleks.
Daya tarik utamanya terletak pada konfigurasi anomerik alfa yang spesifik. Konfigurasi ini penting saat peneliti ingin membedakan aktivitas enzim yang selektif terhadap anomer tertentu. Gugus fenil memberi serapan ultraviolet, sehingga senyawa dan produk turunannya lebih mudah dipantau dengan kromatografi berdetektor UV. Gugus asetamido pada posisi dua menyerupai motif yang banyak ditemukan pada glikoprotein dan glikosaminoglikan alami. Karena itu, hasil percobaan dengan senyawa model ini lebih relevan secara biologis dibanding glikosida netral biasa.
Di Indonesia, bahan ini cocok untuk kelompok riset biokimia, farmasi, dan bioteknologi di universitas maupun lembaga penelitian yang mendalami enzim pengurai karbohidrat atau interaksi lektin. Kemasan kecil 100mg sesuai untuk skala eksplorasi, uji enzimatik berulang, dan pengembangan metode analisis. Bahan tetap terjaga mutunya selama dipakai sedikit demi sedikit. Mahasiswa pascasarjana yang meneliti glikobiologi juga dapat memakainya sebagai senyawa acuan saat menyusun protokol baru.
- Studi spesifisitas glikosidase: konfigurasi alfa yang terdefinisi membantu peneliti menguji apakah suatu enzim mampu memutus ikatan glikosidik anomer alfa pada N-asetilglukosamin.
- Senyawa pembanding kromatografi: gugus fenil yang menyerap UV memudahkan identifikasi puncak saat memantau reaksi glikosilasi atau hidrolisis dengan HPLC maupun KLT.
- Studi interaksi lektin dan protein pengikat gula: motif N-asetilglukosamin dipakai sebagai ligan model untuk mengamati pengenalan karbohidrat oleh protein secara sederhana.
- Sintesis glikokonjugat: senyawa ini dapat menjadi titik awal atau senyawa model untuk mengembangkan rute modifikasi gugus hidroksil pada kerangka gula beramino.
- Pengajaran glikokimia tingkat lanjut: strukturnya yang jelas membantu mahasiswa memahami konsep anomer, ikatan glikosidik, dan peran gugus asetamido pada karbohidrat biologis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10139-04-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | padatan (rujuk sertifikat analisis untuk detail) |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, ikuti petunjuk pada label dan SDS |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, jauh dari kelembapan, panas, dan cahaya langsung. Ikuti suhu penyimpanan pada label produk karena turunan karbohidrat bisa peka terhadap kondisi lingkungan. Setelah wadah dibuka, biarkan dulu mencapai suhu ruang sebelum ditimbang supaya uap air tidak mengembun di dalamnya. Gunakan spatula bersih, sarung tangan, jas lab, dan kacamata pengaman. Timbang di area berventilasi baik, dan baca SDS sebelum pemakaian pertama.
—
