Phthalamic Acid (88-97-1) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa kompleks. Phthalamic Acid memiliki struktur yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, menjadikannya pilihan yang populer dalam berbagai bidang ilmu kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk reaksi esterifikasi, sintesis senyawa heterosiklik, serta dalam pembuatan bahan kimia industri.
Phthalamic Acid memiliki sifat kimia yang netral dan tidak mudah bereaksi secara spontan. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya. Keberadaan struktur karboksilat pada molekul ini memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lain yang diperlukan dalam sintesis senyawa kimia. Karena sifatnya yang stabil dan mudah dimanipulasi, Phthalamic Acid sering dipilih dalam eksperimen kimia yang membutuhkan presisi dan kontrol yang tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Phthalamic Acid digunakan dalam berbagai penelitian dan pengembangan ilmu kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program penelitian yang bertujuan menghasilkan senyawa baru dengan aplikasi dalam farmasi, industri, dan lingkungan. Ketersediaannya di pasar lokal membuat senyawa ini mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkannya untuk eksperimen mereka.
Produk TCI terkait
- TCI N0067 132-66-1 N-(1-Naphthyl)phthalamic Acid
- TCI T1768 6051-43-0 Terephthalamic Acid
- TCI A2169 31127-80-7 5-Acetamido-N,N'-bis(2,3-dihydroxypropyl)-2,4,6-triiodoisophthalamide
- TCI A1951 203515-86-0 5-Amino-N,N'-bis(2,3-dihydroxypropyl)isophthalamide Hydrochloride
- TCI T0013 3010-82-0 Terephthalamide
- TCI P0283 88-96-0 Phthalamide
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan bahan kimia organik
- Pengujian kualitas air melalui reaksi kimia yang memerlukan bahan dasar stabil
- Pembuatan bahan polimer untuk aplikasi industri dan teknologi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa kimia dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 88-97-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung |
Phthalamic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, sebaiknya menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Senyawa ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk mencegah risiko iritasi.
- Sim dkk. (2006). Intramolecular carboxylic group‐assisted cleavage of N‐(2‐hydroxyphenyl)phthalamic acid (7) and N‐(2‐methoxyphenyl)phthalamic acid (8): Absence of intramolecular general acid catalysis due to 2‐OH in 7. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.20203
- Ambrozak dkk. (2008). ChemInform Abstract: Preparation of Phthalamic Acid Derivatives and Ring Closure to Phthalimidobarbituric Acids.. ChemInform doi:10.1002/chin.200813159
- Sim dkk. (2008). Kinetics and mechanism of hydrolysis of N‐(2′‐hydroxyphenyl)phthalamic acid (1) and N‐(2′‐methoxyphenyl)phthalamic Acid (2) in a highly alkaline medium. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.20361
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
