Terephthalamide (TCI T0013) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari gugus amid dan gugus eter, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang luas. Dalam laboratorium, Terephthalamide sering digunakan sebagai bahan pembangun untuk menghasilkan senyawa kompleks seperti polimer, obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang stabil dan mudah bereaksi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Terephthalamide memiliki sifat kimia yang netral dan tidak mudah terurai, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Senyawa ini juga memiliki daya tarik dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi, yang menjadikannya sangat relevan dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Karena kestabilannya, Terephthalamide sering dipilih dalam eksperimen yang membutuhkan kondisi reaksi yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Terephthalamide digunakan secara luas dalam berbagai penelitian kimia, baik di universitas maupun lembaga riset. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian di bidang farmasi, material, dan kimia organik. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan dasar kimia berkualitas.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan polimer dengan struktur kompleks dan sifat tertentu
- Reaksi kondensasi untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi spesifik
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa organik non-heterosiklik
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan stabilitas molekuler tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3010-82-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Terephthalamide sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus yang ekstrem. Namun, dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
- ZHOU dkk. (2010). THERMAL AGEING BEHAVIOR OF POLY(p-PHENYLENE TEREPHTHALAMIDE) FIBER. Acta Polymerica Sinica doi:10.3724/sp.j.1105.2010.00932
- CHANG dkk. (2009). SYNTHESIS OF POLY(HEXAMETHYLENE TEREPHTHALAMIDE) IN IONIC LIQUIDS AND CHARACTERIZATION. Acta Polymerica Sinica doi:10.3724/sp.j.1105.2009.00459
- Jurchen dkk. (2006). A Bidentate Terephthalamide Ligand, TAMmeg, as an Entry into Terephthalamide-Containing Therapeutic Iron Chelating Agents. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic051287+
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








