Disodium phthalate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), senyawa ini memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berperan sebagai reagen dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan standar untuk analisis kualitatif dan kuantitatif, terutama dalam proses titrasi. Disodium phthalate juga dikenal sebagai indikator pH karena perubahan warnanya saat bereaksi dengan asam atau basa.
Karakteristik utama disodium phthalate adalah kelarutan yang baik dalam air dan stabilitas kimia yang tinggi. Senyawa ini memiliki daya tahan terhadap perubahan lingkungan kimia, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, disodium phthalate tidak mudah terdegradasi, sehingga memperpanjang masa pakai dan mengurangi risiko kontaminasi. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi analitik dan sintetik.
Di laboratorium Indonesia, disodium phthalate digunakan secara rutin dalam penelitian kimia, analisis lingkungan, dan pengujian kualitas air. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan tingkat universitas dan lembaga penelitian, karena memudahkan proses pengujian dan pengukuran secara akurat. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan akses bagi para peneliti dan mahasiswa.
Produk TCI terkait
- Titrasi asam-basa untuk menentukan konsentrasi larutan yang tidak diketahui
- Pengujian pH larutan dengan perubahan warna yang jelas dan akurat
- Standarisasi reagen kimia dalam proses analisis kuantitatif
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa organik dan anorganik
- Analisis kualitas air untuk menilai tingkat keasaman atau kebasaan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15968-01-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Disodium phthalate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari sinar matahari dan kelembapan berlebihan, karena dapat memengaruhi stabilitas kimia. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi atau penguapan. Dalam penggunaan, gunakan sarung tangan dan perlindungan mata untuk meminimalkan risiko kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Hamai (2006). Interactions of tetrakis(4-N-methylpyridyl)porphyrin with cyclodextrins and disodium phthalate in aqueous solution. Journal of Inclusion Phenomena and Macrocyclic Chemistry doi:10.1007/s10847-006-9149-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
