Phthalonitrile (TCI P0404 91-15-6) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Sebagai salah satu dari senyawa pembangun non-heterosiklik, phthalonitrile memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat penting dalam pembuatan senyawa kompleks. Bahan ini sering digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan struktur. Dalam laboratorium, phthalonitrile berperan sebagai bahan bantu dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik.
Phthalonitrile memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, sehingga cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, menjadikannya fleksibel dalam berbagai aplikasi. Karakteristik ini membuat phthalonitrile menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik, terutama dalam proses sintesis yang memerlukan reaktivitas dan kestabilan.
Di laboratorium Indonesia, phthalonitrile digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, baik untuk keperluan pendidikan maupun penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen kimia yang memerlukan senyawa bahan dasar yang dapat diubah menjadi senyawa kompleks. Karena sifat dan kegunaannya yang luas, phthalonitrile menjadi bagian penting dalam pengembangan ilmu kimia di Indonesia.
Produk TCI terkait
- 4-(2',6'-Dimethylphenoxy)phthalonitrile, CAS 221302-75-6, TCI D1983
- 4-Bromophthalonitrile, CAS 70484-01-4, TCI B5509
- 4-Butoxyphthalonitrile, CAS 81560-32-9, TCI B1353
- TCI P1071 106943-83-3 4-Pentyloxyphthalonitrile
- TCI P1070 106144-18-7 4-Propoxyphthalonitrile
- 4-Iodophthalonitrile, CAS 69518-17-8, TCI I1050
- Sintesis senyawa aromatik yang memerlukan reaktivitas tinggi dan struktur stabil
- Reaksi kimia untuk pembuatan senyawa heterosiklik kompleks
- Eksperimen pendidikan untuk memahami mekanisme reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa bahan dasar dalam sintesis organik
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang farmasi dan material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 91-15-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Phthalonitrile harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas atau sinar matahari langsung. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Karena sifat kimianya yang reaktif, phthalonitrile harus ditangani dengan hati-hati dan hanya oleh personel yang terlatih.
- Dominguez dkk. (2007). Properties of phthalonitrile monomer blends and thermosetting phthalonitrile copolymers. Polymer doi:10.1016/j.polymer.2006.11.003
- ŞEN (2019). The Oxidation of 4-(4-Formylphenoxy) Phthalonitrile to 4-(4-Carboxylphenoxy) Phthalonitrile at Ambient Conditions. Cumhuriyet Science Journal doi:10.17776/csj.435439
- Sumner dkk. (2004). Synthesis and characterization of vinyl ester networks containing phthalonitrile moieties. Polymer doi:10.1016/j.polymer.2004.04.011
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


