4-Propoxyphthalonitrile dari TCI adalah turunan ftalonitril, yaitu cincin benzena dengan dua gugus nitril berdampingan (posisi orto), yang membawa gugus propoksi pada posisi 4. Di laboratorium, senyawa ini terutama berperan sebagai prekursor untuk sintesis ftalosianina tersubstitusi. Ftalosianina adalah makrosiklik berwarna intens yang terbentuk dari tetramerisasi empat unit ftalonitril, biasanya dengan bantuan ion logam sebagai templat. Gugus propoksi yang terbawa ke produk akhir mengubah kelarutan dan sifat optik ftalosianina yang dihasilkan.
Bahan ini dipilih karena ftalosianina tanpa substituen terkenal sangat sulit larut dalam pelarut organik, sehingga sukar dimurnikan dan diproses. Gugus alkoksi seperti propoksi meningkatkan kelarutan serta mengurangi kecenderungan agregasi, sehingga sifat fotofisika ftalosianina lebih mudah dipelajari. Gugus alkoksi yang bersifat pendonor elektron juga dapat menggeser penyerapan cahaya produk. Rantai propil yang relatif pendek memberi keseimbangan antara kelarutan dan kerapatan susunan molekul dalam padatan atau lapisan tipis.
Di Indonesia, bahan ini cocok untuk laboratorium kimia material, fotokimia, dan elektrokimia yang meneliti pewarna fungsional, sel surya tersensitisasi pewarna, katalis, sensor gas, atau fotosensitizer untuk terapi fotodinamik. Tersedia dalam kemasan 1g untuk uji awal dan 5g untuk sintesis lanjutan. Peneliti juga dapat membandingkannya dengan turunan alkoksi lain untuk mempelajari pengaruh panjang rantai. AMI Scientific menyediakan bahan ini dari TCI untuk riset material di dalam negeri.
- Sintesis ftalosianina logam tersubstitusi: tetramerisasi dengan garam logam seperti seng, tembaga, atau kobalt menghasilkan ftalosianina beralkoksi yang lebih mudah larut dan dimurnikan.
- Penelitian fotosensitizer: ftalosianina dari prekursor ini menyerap cahaya merah dengan kuat sehingga relevan untuk studi pembentukan oksigen singlet dan terapi fotodinamik.
- Pengembangan pewarna untuk sel surya: ftalosianina beralkoksi dapat diuji sebagai sensitizer atau material penyerap cahaya pada perangkat fotovoltaik organik dan sel surya tersensitisasi pewarna.
- Studi pengaruh panjang rantai alkoksi: bahan ini dapat dibandingkan dengan turunan pentiloksi atau alkoksi lain untuk mempelajari pengaruh rantai terhadap kelarutan, agregasi, dan sifat kristal cair.
- Penelitian sensor dan elektrokatalis: lapisan ftalosianina logam yang dibuat dari prekursor ini dapat digunakan untuk sensor gas dan studi reaksi elektrokatalitik seperti reduksi oksigen.
| Merek | TCI (kode produk P1070) |
|---|---|
| Nomor CAS | 106144-18-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan; detail mengikuti label dan CoA TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap |
Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Jauhkan dari asam kuat, basa kuat, dan oksidator. Senyawa nitril perlu ditangani dengan hati-hati: hindari menghirup debu, menelan, atau kontak dengan kulit, dan gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, serta jas laboratorium. Kerjakan penimbangan dan reaksi di lemari asam, terutama karena sintesis ftalosianina sering memerlukan suhu tinggi. Rujuk SDS untuk informasi bahaya lengkap.
—
