Poly(vinyl Alcohol) atau PVA adalah polimer sintetis yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang teratur dan sifat fisik yang dapat diatur sesuai kebutuhan. PVA sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan film, pelapis, dan bahan komposit. Dalam laboratorium, PVA berperan sebagai bahan reaktif yang digunakan dalam sintesis senyawa kimia, pengemasan, dan pengujian sifat mekanik bahan.
PVA memiliki sifat hidrofilik yang tinggi, sehingga mudah larut dalam air dan dapat membentuk larutan yang stabil. Kekuatan ikat antar molekulnya memungkinkan PVA untuk digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan ketahanan mekanik. Selain itu, PVA memiliki stabilitas termal yang baik, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan suhu konstan.
Di laboratorium Indonesia, PVA sering digunakan dalam penelitian bahan kimia, pengembangan produk industri, dan pengujian material. Bahan ini juga menjadi pilihan utama dalam penelitian bidang material dan lingkungan, karena sifatnya yang ramah lingkungan dan fleksibilitas penggunaannya.
- Pengujian sifat mekanik bahan untuk penelitian material
- Pembuatan film biodegradable dalam penelitian lingkungan
- Sintesis senyawa kimia sebagai bahan bantu reaksi
- Pengemasan produk kimia untuk meningkatkan stabilitas
- Pengembangan bahan komposit dalam bidang teknik dan industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 9002-89-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Polymers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, di tempat sejuk dan kering |
PVA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penyerapan kelembapan yang dapat mengubah sifat fisiknya. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk melindungi kulit dan pernapasan. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Horkay dkk. (1993). Thermodynamic properties of poly(vinyl alcohol) and poly(vinyl alcohol-vinyl acetate) hydrogels. Macromolecules doi:10.1021/ma00058a017
- Zhang dkk. (2018). Enhanced tensile strength and initial modulus of poly(vinyl alcohol)/graphene oxide composite fibers via blending poly(vinyl alcohol) with poly(vinyl alcohol)-grafted graphene oxide. Journal of Polymer Research doi:10.1007/s10965-018-1471-0
- Lu dkk. (2003). Poly(vinyl alcohol)/poly(vinyl pyrrolidone) interpenetrating polymer network: Synthesis and pervaporation properties. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.12486
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.