Propylbenzene adalah senyawa kimia organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, propylbenzene sering digunakan sebagai reaktan atau bahan bantu dalam proses penelitian kimia. Karena sifatnya yang stabil dan mudah diatur, senyawa ini menjadi pilihan yang populer untuk berbagai eksperimen kimia.
Propylbenzene memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat bermanfaat. Senyawa ini bersifat tidak polar dan memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan suhu tinggi. Sifat kimia dan fisiknya yang konsisten menjadikannya sebagai bahan yang andal dalam berbagai aplikasi laboratorium. Karena tidak mengandung heterosiklik, senyawa ini juga lebih aman untuk digunakan dalam reaksi tertentu.
Di laboratorium Indonesia, propylbenzene digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan di laboratorium universitas, pusat penelitian, dan industri farmasi. Karena sifatnya yang stabil dan mudah tersedia, propylbenzene menjadi salah satu bahan yang wajib dimiliki oleh laboratorium kimia di Indonesia.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik untuk memperoleh produk kimia kompleks
- Cocok untuk reaksi substitusi dalam lingkungan non-polar untuk meningkatkan efisiensi reaksi
- Berguna dalam analisis kromatografi untuk identifikasi senyawa organik
- Dapat digunakan sebagai pelarut dalam reaksi kimia yang membutuhkan lingkungan non-polar
- Memiliki potensi dalam pengembangan bahan kimia baru untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 103-65-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Propylbenzene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap bahan kimia dan tidak menyerap uap. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko akumulasi uap. Senyawa ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi berlebihan.
- Darcy dkk. (2014). A high-pressure rapid compression machine study of n-propylbenzene ignition. Combustion and Flame doi:10.1016/j.combustflame.2013.08.001
- TSAI dkk. (1992). ChemInform Abstract: Disproportionation Mechanism Study of Probing by n‐Propylbenzene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199216096
- Gudiyella dkk. (2012). High pressure study of n-propylbenzene oxidation. Combustion and Flame doi:10.1016/j.combustflame.2011.09.013
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
