Allylbenzene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekul yang mencakup gugus allyl (CH₂=CHCH₂-) yang terikat pada cincin benzene. Dalam laboratorium, Allylbenzene sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa organik kompleks, termasuk senyawa yang memiliki aplikasi dalam farmakologi, material, dan industri kimia. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi, adisi, dan polimerisasi.
Allylbenzene memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap reaksi elektrofilik dan radikal bebas. Karena memiliki gugus double bond, senyawa ini mudah berpartisipasi dalam reaksi adisi dan isomerisasi. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk penggunaan dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Selain itu, Allylbenzene memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan distilasi dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Allylbenzene digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan pusat penelitian. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa intermediet yang menjadi dasar untuk produk farmasi dan bahan kimia industri. Dengan ketersediaan yang cukup dan harga yang kompetitif, Allylbenzene menjadi pilihan yang relevan untuk penelitian lokal.
Produk TCI terkait
- Sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik kompleks
- Digunakan dalam reaksi adisi dan substitusi elektrofilik
- Dapat berperan dalam pembuatan senyawa intermediet farmasi
- Cocok untuk eksperimen polimerisasi dan modifikasi molekul
- Berguna dalam penelitian tentang struktur dan reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 300-57-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Allylbenzene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti gelas atau plastik khusus. Selalu pastikan area kerja ventilasi baik untuk menghindari akumulasi uap.
- Sousy dkk. (1990). Radiation-induced and electroinitiated polymerization of allylbenzene. Polymer doi:10.1016/0032-3861(90)90166-v
- Aramendía (2002). Isomerization of 3-Phenyl-1-Propene (Allylbenzene) over Base Catalysts. Journal of Catalysis doi:10.1016/s0021-9517(02)93733-4
- Axet dkk. (2006). Rhodium-diphosphite catalysed hydroformylation of allylbenzene and propenylbenzene derivatives. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2005.12.039
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
