N-Propylaniline dari TCI adalah amina aromatik sekunder. Atom nitrogen pada anilin di dalamnya terikat pada gugus propil, yaitu rantai alkil lurus berkarbon tiga. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menyediakan fragmen N-alkilarilamina yang ringkas dan banyak dipakai dalam sintesis organik. Di laboratorium, N-propylaniline berfungsi sebagai bahan awal untuk membuat amina tersier, amida, turunan aromatik tersubstitusi, dan intermediat zat warna. Ia juga menjadi anggota deret homolog yang berguna dalam studi perbandingan.
Peneliti memilih N-propylaniline karena gugus N-H sekundernya masih reaktif untuk alkilasi lanjutan, asilasi, sulfonilasi, maupun reaksi kopling. Sementara itu, gugus propil memberi sedikit tambahan sifat lipofilik tanpa menambah ukuran molekul secara berlebihan. Pasangan elektron bebas nitrogen mengaktifkan cincin benzena terhadap substitusi elektrofilik, sehingga turunan cincin dapat dibuat dengan relatif mudah. Ukuran rantainya yang menengah di antara metil dan pentil menjadikannya titik data penting saat meneliti pengaruh panjang rantai alkil terhadap sifat fisik dan reaktivitas.
Di Indonesia, N-propylaniline relevan untuk laboratorium kimia organik di perguruan tinggi, laboratorium riset industri, dan kelompok penelitian yang mengembangkan zat warna, bahan aditif, atau intermediat sintesis. Senyawa ini juga berguna sebagai standar pembanding dalam analisis kromatografi amina aromatik, misalnya pada pengujian sampel lingkungan atau produk industri. Kemasan 25mL memberi jumlah yang cukup untuk serangkaian percobaan sintesis, optimasi reaksi, maupun penyiapan larutan standar analisis.
- Sintesis amina tersier: gugus N-H sekunder mudah dialkilasi sehingga senyawa ini menjadi prekursor langsung untuk berbagai N,N-dialkilanilin dalam penelitian sintesis.
- Pembuatan amida dan sulfonamida: reaksi dengan asil klorida atau sulfonil klorida menghasilkan turunan berguna untuk studi kimia medisinal dan bahan fungsional.
- Penelitian intermediat zat warna: fragmen N-alkilanilin merupakan bagian umum kerangka zat warna, sehingga bahan ini cocok untuk eksplorasi kromofor dan pigmen.
- Studi substitusi elektrofilik aromatik: cincin benzena yang teraktivasi nitrogen menjadikannya model yang baik untuk mempelajari regioselektivitas halogenasi, nitrasi, dan formilasi.
- Standar analisis kromatografi: senyawa ini dapat dipakai sebagai acuan identifikasi dan kuantifikasi amina aromatik dalam analisis kromatografi gas maupun cair.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 622-80-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | umumnya berupa cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan udara, di tempat sejuk |
Simpan N-propylaniline dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik. Amina aromatik dapat menggelap karena oksidasi bila terpapar udara dan cahaya. Jauhkan dari asam kuat, bahan pengoksidasi, dan sumber panas. Senyawa golongan anilin dapat terserap melalui kulit dan berbahaya bila terhirup, jadi gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tangani di lemari asam. Buang limbahnya sesuai prosedur limbah kimia organik dan rujuk SDS produsen.
- Rim dkk. (2018). Mutagenicities of 2-Propylaniline and 4-Propylaniline Determined by a Bacterial Reverse Mutation (Ames) Assay. Toxicology and Environmental Health Sciences doi:10.1007/s13530-018-0347-3
- LI dkk. (2014). Theoretical Study of Cα–H Hydroxylation of 4-Chloro-N-cyclopropyl-N-iso-propylaniline Catalyzed by Cytochrome P450. CHINESE JOURNAL OF CATALYSIS (CHINESE VERSION) doi:10.3724/sp.j.1088.2011.10303
- EIJSBOUTS (1991). Hydrodenitrogenation of decahydroquinoline, cyclohexylamine and O-Propylaniline over carbon-supported transition metal sulfide catalysts. Journal of Catalysis doi:10.1016/0021-9517(91)90186-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
