2-Bromo-4-isopropylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur amina aromatik dengan substituen bromo dan isopropil, sehingga sangat penting dalam reaksi kimia seperti substitusi nukleofilik dan reaksi elektrofilik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul dengan sifat tertentu, seperti senyawa obat atau bahan kimia industri.
Karena sifatnya yang reaktif dan struktur yang kompleks, 2-Bromo-4-isopropylaniline menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini memiliki kestabilan tertentu dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan udara dan cahaya. Karena itu, penanganannya memerlukan kehati-hatian dan pengendalian lingkungan laboratorium yang tepat.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pengembangan senyawa baru dan modifikasi senyawa yang sudah ada. Dengan keberadaan AMI Scientific, peneliti dan institusi penelitian dapat mengakses bahan ini dengan mudah dan aman, mendukung kegiatan ilmiah yang berkualitas.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks yang memerlukan substitusi bromo
- Reaksi elektrofilik untuk pembentukan senyawa aromatik baru
- Modifikasi senyawa amina dalam penelitian kimia organik
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51605-97-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan udara |
2-Bromo-4-isopropylaniline harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya. Bahan ini sangat sensitif terhadap oksidasi, sehingga perlu dihindari kontak dengan udara bebas. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil disarankan. Dalam penggunaan, wajib menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung.
—

