Phthalic Acid Bis(2-butoxyethyl) Ester dari TCI, yang juga dikenal sebagai bis(2-butoksietil) ftalat, adalah diester asam ftalat dengan dua gugus 2-butoksietanol. Senyawa ini termasuk golongan ester ftalat yang secara historis dipakai sebagai pemlastis untuk polimer seperti PVC dan resin lain. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai building block non-heterosiklik, senyawa acuan analitik untuk pengujian ftalat, serta bahan penelitian dalam ilmu polimer. Strukturnya yang mengandung gugus eter pada rantai samping memberikan karakter berbeda dibanding ftalat alkil biasa.
Kehadiran ikatan eter pada rantai butoksietil membuat senyawa ini memiliki polaritas sedikit lebih tinggi dibanding dialkil ftalat sederhana, sehingga memengaruhi kompatibilitasnya dengan matriks polimer dan perilakunya dalam kromatografi. Sifat ini menjadikannya subjek menarik untuk penelitian efektivitas pemlastis dan migrasi aditif dari kemasan. Karena berbagai ester ftalat kini diawasi terkait kekhawatiran kesehatan dan lingkungan, ketersediaan bahan acuan yang terdefinisi dari pemasok reagen sangat penting untuk analisis identifikasi dan kuantifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium pengujian lingkungan, laboratorium keamanan pangan dan kemasan, serta laboratorium riset polimer di perguruan tinggi dan industri. Analis yang memeriksa kandungan ftalat dalam mainan, kemasan makanan, sampel air, atau sedimen dapat memakainya sebagai standar untuk kalibrasi GC-MS atau LC-MS. Kemasan 25g memadai untuk penyiapan banyak larutan stok standar. Peneliti polimer juga dapat menggunakannya untuk membandingkan sifat pemlastis konvensional dengan alternatif berbasis bahan nabati yang sedang dikembangkan.
Produk TCI terkait
- TCI B2716 141-18-4 Bis(2-butoxyethyl) Adipate
- TCI P0683 78-51-3 Tris(2-butoxyethyl) Phosphate
- TCI P0354 1445-69-8 Phthalic Hydrazide
- TCI P0287 88-99-3 Phthalic Acid
- TCI M2757 1240685-26-0 4-(1-Propynyl)phthalic Anhydride
- TCI C0265 56047-23-5 Sodium Hydrogen 4-Chlorophthalate (contains isomer and Phthalic Acid)
- Standar analisis ftalat: identitas yang terdefinisi menjadikannya senyawa acuan untuk kalibrasi GC-MS atau LC-MS dalam pengujian kandungan ftalat pada produk dan sampel lingkungan.
- Studi migrasi dari kemasan: senyawa ini dapat dipakai untuk mempelajari perpindahan aditif pemlastis dari material kemasan ke simulan pangan dalam penelitian keamanan pangan.
- Penelitian pemlastis polimer: sebagai ester ftalat dengan rantai eter, bahan ini berguna untuk mengevaluasi pengaruh struktur pemlastis terhadap fleksibilitas dan sifat termal polimer.
- Pembanding pemlastis alternatif: peneliti yang mengembangkan pemlastis berbasis nabati dapat menggunakannya sebagai tolok ukur kinerja dan kompatibilitas dengan matriks PVC.
- Pemantauan lingkungan: dalam studi pencemaran air, tanah, dan sedimen, senyawa ini membantu validasi metode ekstraksi serta penentuan batas deteksi analit ftalat.
| Merek | TCI (kode produk P0657) |
|---|---|
| Nomor CAS | 117-83-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya |
Simpan bahan dalam botol kaca asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat, asam kuat, dan basa kuat. Karena beberapa ester ftalat diawasi terkait potensi dampak kesehatan, tangani dengan hati-hati: gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta bekerja di lemari asam. Untuk analisis ftalat tingkat runutan, hindari peralatan plastik yang dapat menjadi sumber kontaminasi dan gunakan peralatan kaca bersih. Buang limbah sesuai ketentuan bahan berbahaya dan rujuk SDS.
- Satyan dkk. (1995). Phthalic Acid Bis-Ester and Other Phytoconstituents ofPhyllanthus urinaria. Planta Medica doi:10.1055/s-2006-958083
- Zhu dkk. (2003). A new synthetic route of 4,4′-hexafluoroisopropylidene-2,2-bis-(phthalic acid anhydride) and characterization of 4,4′-hexafluoroisopropylidene-2,2-bis-(phthalic acid anhydride)-containing polyimides. Journal of Fluorine Chemistry doi:10.1016/s0022-1139(03)00142-8
- (2016). Studies on Methacrylic Acid Modified Poly(ester amide) Derived from Phthalic Acid and Fatty Amide Diol of Melia Azedarch Seed Oil. Chemical Science Transactions doi:10.7598/cst2016.1279
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

