Polyethylene Glycol Monostearate (PEG Monostearate) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan tambahan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang ilmu material dan kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari rantai polietilen glikol yang terikat pada gugus asam lemak stearat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai surfaktan non-ionic yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki sifat permukaan dan meningkatkan dispersibilitas bahan.
Sifat utama dari PEG Monostearate termasuk kelarutan dalam pelarut organik dan kemampuannya untuk membentuk emulsi stabil. Senyawa ini memiliki viskositas rendah dan tidak mengandung ion, sehingga cocok digunakan dalam sistem yang membutuhkan stabilitas kimia dan kebersihan. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai eksperimen yang memerlukan kontrol sifat permukaan dan interaksi antar molekul.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, PEG Monostearate sering digunakan dalam penelitian bidang material, kosmetik, dan farmasi. Bahan ini juga relevan dalam pengembangan produk industri yang memerlukan sifat emulsifier atau pelarut. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan pengguna alat laboratorium.
- Sebagai emulsifier dalam pembuatan campuran minyak-air untuk eksperimen kimia.
- Digunakan dalam formulasi kosmetik untuk meningkatkan kualitas dan stabilitas produk.
- Memperbaiki sifat permukaan dalam sintesis polimer untuk aplikasi material.
- Membantu dalam pembuatan film atau lapisan pelindung pada penelitian material.
- Digunakan dalam penelitian farmasi untuk meningkatkan dispersibilitas obat dalam suspensi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 9004-99-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
PEG Monostearate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk menghindari penguapan. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Kumar dkk. (1991). Modifications of Tapioca Starch Properties by Polyethylene Glycol (4000) and Polyethylene Glycol (4000) Stearate Additives. Starch - Stärke doi:10.1002/star.19910430305
- Banshoya dkk. (2020). Coenzyme Q10-Polyethylene Glycol Monostearate Nanoparticles: An Injectable Water-Soluble Formulation. Antioxidants doi:10.3390/antiox9010086
- Kamel dkk. (2012). Development of a novel vesicular system using a binary mixture of sorbitan monostearate and polyethylene glycol fatty acid esters for rectal delivery of rutin. Journal of Liposome Research doi:10.3109/08982104.2012.727422
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
