Pentaerythrityl Tetraiodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa dengan struktur tertentu. Sebagai salah satu bahan pembangun non-heterosiklik, senyawa ini memainkan peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Pentaerythrityl Tetraiodide memiliki struktur molekuler yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai jenis pelarut dan reaktan. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti untuk menghasilkan produk kimia dengan sifat yang diinginkan.
Di laboratorium Indonesia, Pentaerythrityl Tetraiodide digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa organik. Ketersediaan bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang berkualitas dan memenuhi standar ilmiah nasional.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi iodide dalam pembuatan senyawa dengan struktur tertentu
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam penelitian material baru
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia industri
- Penelitian kimia murni untuk memahami mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1522-88-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Pentaerythrityl Tetraiodide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga stabilitasnya. Bahan ini bersifat kimia yang cukup reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan terlindung dari kelembapan adalah cara penyimpanan yang lazim di laboratorium.
—
