2-Phenylpropionitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon yang lebih panjang. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, adisi, atau reaksi lain yang memerlukan grup nitril.
2-Phenylpropionitrile memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini juga memiliki aroma yang kuat dan memerlukan penanganan yang hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Keberadaan grup nitril membuatnya sangat reaktif dalam berbagai reaksi kimia, sehingga menjadi pilihan yang ideal untuk penelitian yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 2-Phenylpropionitrile digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam industri farmasi dan kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium universitas dan perusahaan riset yang fokus pada sintesis senyawa baru. Karena sifat reaktivitasnya, bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa yang memiliki aplikasi medis atau industri.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi untuk pembentukan senyawa aromatik baru
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur nitril
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1823-91-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1mL, 10mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Phenylpropionitrile harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan udara dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan sarung tangan serta alat pelindung lainnya. Karena aroma kuatnya, penanganan harus dilakukan di ruang ber ventilasi baik. Pastikan wadah tidak bocor dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
- Mąkosza dkk. (2009). Effects of substituents on the rates of addition of 2-phenylpropionitrile carbanion to nitroarenes. Arkivoc doi:10.3998/ark.5550190.0010.619
- Mąkosza dkk. (1996). Oxidative nucleophilic substitution of hydrogen in nitrobenzene with 2-phenylpropionitrile carbanion and potassium permanganate oxidant. Chem. Commun. doi:10.1039/cc9960000837
- Li dkk. (2014). The influence of hydroxypropyl-β-cyclodextrin on the enantioselective hydrolysis of 2-amino phenylpropionitrile catalyzed by recombinant nitrilase. Bioresources and Bioprocessing doi:10.1186/s40643-014-0004-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
