Allyl Phenylacetate (CAS No. 1797-74-6) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Sebagai monomer, senyawa ini sering digunakan dalam sintesis polimer dan senyawa makromolekul. Dalam laboratorium, Allyl Phenylacetate berperan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang menghasilkan produk dengan struktur kompleks. Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen lain untuk membentuk senyawa baru.
Allyl Phenylacetate memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus allyl dan gugus phenylacetate, yang memberikan sifat reaktif dan fleksibilitas dalam reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih dalam penelitian kimiawi dan teknologi material. Ketersediaan dalam bentuk cair memudahkan penggunaan dalam berbagai proses laboratorium, baik dalam reaksi langsung maupun dalam pelarut.
Di laboratorium Indonesia, Allyl Phenylacetate digunakan dalam penelitian polimer, sintesis senyawa organik, dan pengembangan bahan kimia baru. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan industri yang memerlukan bahan baku kimia berkualitas tinggi. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai bidang ilmu kimia dan teknologi material.
- Penggunaan dalam sintesis polimer untuk menghasilkan bahan dengan sifat mekanik yang baik
- Reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa organik kompleks dengan struktur spesifik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa makromolekul dalam kondisi tertentu
- Pemrosesan bahan kimia dalam industri farmasi dan bahan kimia industri
- Pengembangan bahan baru yang memadukan sifat organik dan polimerik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1797-74-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Allyl Phenylacetate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, senyawa ini sebaiknya ditangani dengan menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan bahan ini dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Behera dkk. (2026). Phase equilibria of solution mixture for allyl phenylacetate, amyl phenylacetate and benzyl phenylacetate systems under supercritical CO2. The Journal of Supercritical Fluids doi:10.1016/j.supflu.2026.106924
- Api dkk. (2015). RIFM fragrance ingredient safety assessment, allyl phenylacetate, CAS registry number 1797-74-6. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2015.03.018
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


