Biphenyl-2-carboxylic acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau bahan pembangun dalam pembuatan senyawa organik. Dalam konteks penelitian, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam proses modifikasi struktur molekul, terutama dalam sintesis senyawa yang memiliki struktur biphenil.
Biphenyl-2-carboxylic acid memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen kimia seperti basa dan asam. Karena struktur molekulnya yang terdiri dari dua cincin benzena yang terhubung, senyawa ini memiliki tingkat kestabilan yang baik dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi reaksi. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai aplikasi kimia di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan analisis struktur molekul. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk keperluan eksperimen yang memerlukan bahan dasar kimia yang stabil dan dapat diandalkan.
Produk TCI terkait
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik sebagai bahan baku utama
- Cocok untuk reaksi substitusi pada cincin benzena dalam kimia organik
- Berguna dalam analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
- Dapat digunakan dalam penelitian tentang senyawa biphenil dan turunannya
- Memiliki potensi dalam pengembangan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 947-84-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Biphenyl-2-carboxylic acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat penting untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimia yang stabil, senyawa ini tidak mudah bereaksi, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Hou dkk. (2023). Discovery of Novel Biphenyl Carboxylic Acid Derivatives as Potent URAT1 Inhibitors. Molecules doi:10.3390/molecules28217415
- Walker dkk. (2003). Combinatorial Approach for Studying the Effects of 4-Biphenyl Carboxylic Acid on Polypropylene Films. Langmuir doi:10.1021/la026733+
- Li dkk. (2022). Near-infrared luminescence and magnetism of several lanthanide polymers by biphenyl carboxylic acid ligand. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2022.121029
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

