1-(Pentafluorophenyl)ethanol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas, dengan kelompok pentafluorofenil yang memberikan sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lainnya. Senyawa ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, termasuk dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan bahan bantu dalam penelitian ilmiah.
Karena memiliki struktur fluorin yang sangat stabil dan reaktivitas yang bisa dikontrol, 1-(Pentafluorophenyl)ethanol menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa fluorinasi. Senyawa ini juga memiliki sifat non-polar yang memungkinkan reaksi dengan berbagai pelarut organik. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi substitusi, reaksi kondensasi, dan reaksi pembentukan ikatan baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif biologis. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam penelitian material baru dan dalam pengembangan produk kimia yang memiliki aplikasi luas dalam bidang industri dan medis.
- Sintesis senyawa fluorinasi untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan bantu dalam reaksi kimia organik kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan kelompok pentafluorofenil
- Pengembangan material baru dengan sifat khusus
- Uji keterikatan senyawa dalam proses reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 830-50-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
1-(Pentafluorophenyl)ethanol harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari dari paparan panas atau sinar matahari langsung. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan lain. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—



