TCI P2394 Pentafluoroethanesulfonamide adalah sulfonamida dengan rantai pentafluoroetil (C2F5) yang terikat pada gugus sulfonil, membentuk senyawa organofluorin yang khas. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai fluorinated building block, yaitu bahan penyusun untuk memasukkan gugus perfluoroalkilsulfonil ke dalam molekul target. Bahan ini banyak dimanfaatkan dalam sintesis sulfonimida terfluorinasi, turunan sulfonamida untuk kimia medisinal, serta prekursor garam dan cairan ionik yang diteliti untuk elektrolit dan material fungsional.
Rantai perfluoroalkil bersifat sangat menarik elektron, sehingga atom hidrogen pada gugus NH2 menjadi jauh lebih asam dibandingkan sulfonamida biasa. Sifat ini memudahkan deprotonasi dan reaksi lanjutan pada atom nitrogen, misalnya pembentukan imida asimetris dengan gugus sulfonil lain. Anion perfluoroalkilsulfonimida yang dihasilkan dikenal stabil serta memiliki muatan yang terdelokalisasi, sifat yang dicari dalam elektrolit baterai dan cairan ionik. Selain itu, gugus fluorinasi dapat memengaruhi lipofilisitas dan stabilitas metabolik molekul, aspek yang penting dalam desain senyawa bioaktif.
Di Indonesia, minat terhadap riset baterai dan material energi terus meningkat seiring berkembangnya industri kendaraan listrik dan penyimpanan energi. Pentafluoroethanesulfonamide relevan bagi laboratorium kimia material dan elektrokimia yang ingin menyintesis garam imida baru, serta bagi peneliti kimia organik yang mengeksplorasi gugus fluorinasi. Kemasan 1g dan 5g memberi fleksibilitas, dari eksplorasi rute sintesis awal hingga pembuatan prekursor dalam jumlah yang cukup untuk karakterisasi elektrokimia.
- Sintesis sulfonimida terfluorinasi asimetris: gugus NH2 yang asam dapat direaksikan dengan sulfonil halida lain untuk menghasilkan anion imida baru bagi riset elektrolit dan cairan ionik.
- Pengembangan elektrolit baterai: garam turunan perfluoroalkilsulfonimida dikenal memiliki anion stabil dengan muatan terdelokalisasi sehingga menarik untuk diuji dalam baterai litium, natrium, maupun kalium.
- Sintesis cairan ionik: setelah diubah menjadi anion imida, bahan ini dapat dipasangkan dengan kation organik seperti imidazolium atau pirolidinium untuk menghasilkan cairan ionik dengan sifat yang dapat disesuaikan.
- Kimia medisinal dan desain senyawa bioaktif: gugus pentafluoroetilsulfonil dapat dipasang ke molekul target untuk mempelajari pengaruh fluorinasi terhadap keasaman, lipofilisitas, dan stabilitas senyawa.
- Studi reaktivitas N-fungsionalisasi: keasaman NH yang tinggi menjadikan senyawa ini substrat menarik untuk reaksi alkilasi, arilasi, atau kopling pada atom nitrogen dalam penelitian metodologi sintesis.
| Merek | TCI (kode produk P2394) |
|---|---|
| Nomor CAS | 78491-70-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan; rincian mengacu pada label dan Certificate of Analysis TCI |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Untuk menjaga kualitas, terutama bila akan dipakai dalam sintesis elektrolit yang menuntut kondisi bebas air, penyimpanan dalam desikator atau di bawah gas inert sangat dianjurkan. Hindari kontak dengan basa kuat dan pengoksidasi kuat. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta tangani di lemari asam. Senyawa terfluorinasi dapat melepaskan produk dekomposisi berbahaya bila terpapar panas tinggi, jadi baca SDS TCI dengan saksama.
—


